Mana yang Lebih Baik? Oli Single Grade atau Multi Grade?

Mana yang Lebih Baik? Oli Single Grade atau Multi Grade?

Apakah oli single grade lebih baik dari multigrade? Atau justru kebalikannya? Jawabannya adalah keduanya sama-sama bagus, bergantung pada kondisi kendaraan serta lingkungan berkendara. Pada dasarnya kualitas oli ditentukan dari bahan dasar dan zat aditif yang digunakan. Semakin lengkap aditif yang terkandung dalam sebuah oli menandakan bahwa kualitas oli tersebut sangat bagus. Sedangkan tingkat kekentalan oli atau viskositas merupakan kemampuan oli menahan aliran suatu cairan yang penggunaannya disesuaikan untuk masing-masing kebutuhan mesin. Semakin berat kerja mesin, maka membutuhkan oli yang lebih kental untuk menghindari mesin yang jadi cepat panas (overheat).

Jenis kekentalan oli sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu singlegrade dan multigrade. Saat pertama kali oli muncul, jenis kekentalan yang ada hanya singlegrade atau satu jenis, misalnya SAE40. Oli singlegrade cocok untuk kondisi berkendara di negara yang memiliki cuaca stabil atau tidak dipengaruhi oleh perubahan temperatur.

Namun seiring perkembangan zaman serta adanya permintaan dari pasar, kini oli mesin mulai berubah ke jenis multigrade. Artinya oli tersebut memiliki 2 tingkat viskositas sekaligus, seperti SAE 15W40. Huruf W merupakan singkatan dari Winter. Jadi jika Anda menemukan produk oli SAE 15W40, artinya oli tersebut akan berada pada tingkat kekentalan SAE 15 saat suhu mesin dingin. Sedangkan angka setelah W atau angka 40 seperti dalam contoh adalah tingkat kekentalan oli ketika mesin dalam kondisi bekerja atau sudah panas.

Baca Juga: Arti Kode SAE dan API Pada Oli Mesin

Oli multigrade diciptakan untuk memudahkan proses penghidupan mesin (khususnya di daerah bersuhu dingin yang ekstrem), serta untuk tetap melindungi komponen mesin ketika mesin sudah mencapai suhu kerja. Dengan kata lain, oli multigrade memiliki tingkat kekentalan yang stabil terhadap perubahan temperatur pada mesin.

Bayangkan jika Anda menggunakan oli single grade SAE 40W. Memang di saat mesin bekerja dan temperatur mesin meningkat, oli akan bekerja dengan baik untuk menghindari komponen mesin saling bergesekan. Namun saat mobil ingin dinyalakan di keesokan paginya, kondisi mesin mobil sudah dingin, lalu oli mesin yang digunakan memiliki tingkat kekentalan yang tinggi. Maka yang terjadi adalah oli tidak akan terpompa sehingga tidak dapat melumasi mesin dengan maksimal.

Oleh karena itu, bisa dikatakan oli multigrade lebih bisa mendorong performa mesin kendaraan Anda sebab lebih stabil dalam melumasi mesin. Pastikan juga Anda membaca tips agar tidak salah pilih oli, sehingga mesin kendaraan Anda lebih awet.