
10 Jul Cara Memilih Oli Mesin yang Bagus untuk Mobil Anda
Cara Memilih Oli Mesin yang Bagus untuk Mobil Anda
Oli atau minyak pelumas mesin merupakan cairan kental yang berfungsi untuk merawat seluruh komponen dalam mesin dan menambah usia pakai (life time) mesin. Lapisan-lapisan dalam oli yang bagus berfungsi untuk mencegah gesekan antar logam komponen mesin, menghindari keausan, melindungi komponen dari karat, dan membersihkan dinding mesin. Pada dasarnya semua jenis oli sama, yakni sebagai pelumas agar mesin berjalan mulu
s dan bebas gangguan. Namun tingkat kekentalan (viscocity) dalam setiap pelumas ditujukan untuk keperluan mesin yang berbeda, misalnya mesin diesel yang memiliki temperatur tinggi tentu saja menggunakan oli yang tidak sama dengan mesin besin.
Apabila oli yang digunakan tidak sesuai dengan karateristik mobil Anda, maka secara perlahan performa mesin akan menurun dan kendaraan tidak mencapai kinerja yang maksimal. Akibatnya mesin akan menjadi cepat panas dan aus karena sirkulasi oli tidak lancar, serta adanya kemungkinan air masuk ke ruang mesin yang dapat memperparah kerusakan komponen mesin. Oleh karena itu, inilah beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menentukan oli seperti apa yang tepat untuk mobil Anda.
- Kenali karakter kendaraan
Hal pertama yang harus dipahami adalah spesifikasi mesin kendaraan serta lingkungan Anda berkendara (suhu, kelembaban udara, debu, dan sebagainya). Biasanya kendaraan di musim panas akan membutuhkan oli yang berbeda dengan kendaraan di musim dingin. Namun karena musim di Indonesia tidak terlalu ekstrim, maka Anda dapat menemukan informasi seputar teknologi mesin dan jenis oli yang cocok dari buku manual atau bertanya pada bengkel resmi. Apapun merek oli yang Anda gunakan, selama spesifikasinya dapat diterima oleh mesin mobil maka keamanan mesin kendaraan Anda terjamin.
- Perhatikan tingkat kekentalan
Tingkat kekentalan oli atau Viscocity-Grade merupakan ukuran kekentalan pelumas untuk mengalir pada sela-sela komponen yang dinyatakan dalam nomor-nomor SAE (Society of Automotive Engineer). Semakin besar angka SAE mengartikan pelumas yang lebih kental. Sedangkan huruf W yang berada di antara dua angka merupakan singkatan dari “Winter”. Jika sebuah oli ditandakan dengan dua macam angka, misalnya oli SAE 10W40 berarti oli tersebut multigrade atau memiliki tingkat kekentalan SAE 10 saat mesin dalam kondisi dingin, dan SAE 40 saat mesin dalam kondisi panas.
Kekentalan oli berpengaruh terhadap performa, karena oli yang baik adalah oli yang mempunyai kekentalan stabil atau memiliki daya tahan terhadap suhu rendah dan suhu tinggi. Mobil dengan mesin generasi baru membutuhkan pelumas yang lebih cair seperti SAE 10W30, sedangkan mobil diesel atau mobil dengan tenaga besar membutuhkan pelumas yang lebih kental seperti 20W50. Seiring perkembangan teknologi zat aditif, meskipun oli yang digunakan encer tetapi memiliki daya lumas yang bagus seperti oli Deltalube.
- Perhatikan kualitas oli melalui kode API (American Petrolium Institue)
Oli yang bagus harus melampaui standar mutu sesuai tuntutan kemajuan teknologi mesin dan permesinan. Terdapat dua kelas dalam API, yaitu kelas S (Services) yang menandakan pelumas mesin untuk bensin. Contoh API: SL, SJ. Kode huruf kedua menunjukkan tingkat kualitas oli, semakin mendekati huruf Z maka mutu oli semakin baik dalam melindungi komponen dengan lapisan film dan semakin cocok dengan kebutuhan mesin modern. Untuk kelas C (Commercial) biasanya digunakan untuk mesin diesel.
Semoga dengan membaca artikel ini Anda bisa memilih oli yang sesuai sehingga mobil Anda bisa menghasilkan performa maksimal dan memberikan kenyamanan berkendara seperti Deltalube.
Baca juga : DARI 3 KATEGORI OLI MESIN DELTALUBE INI, MANA YANG SESUAI UNTUK KENDARAAN ANDA?