
05 Mei Mencegah Overheat pada Mesin Mobil
Mencegah Overheat pada Mesin Mobil: Tips dan Trik yang Harus Kamu Tahu
Saat berkendara di Indonesia, overheat adalah momok mengerikan yang harus diwaspadai oleh para pengemudi mobil. Selain kemacetan yang hampir terjadi di semua tempat, suhu udara tinggi khas iklim tropis di Indonesia juga menjadi faktor yang meningkatkan terjadinya overheat di mesin mobil. Overheat tidak memandang bulu, dan bisa menimpa mobil lama maupun mobil baru. Oleh karena itu, sangat penting untuk selalu melakukan cara pencegahan agar mesin mobil tidak mengalami overheat. Berikut ini beberapa tips dan trik yang harus kamu ketahui untuk mencegah terjadinya overheat pada mesin mobil.
Pantau Indikator Suhu Mesin
Beberapa mobil dilengkapi dengan indikator suhu mesin pada bagian instrumen cluster. Indikator ini bukan hanya pajangan saja, melainkan sangat penting untuk selalu dipantau kondisinya, terutama saat mengalami kemacetan. Jika jarum atau indikator sudah melebihi batas tengah dan menuju batas atas, bisa jadi indikasi mesin kamu sedang mengalami overheat.
Jika suhu mesin terpantau meningkat, jangan paksakan perjalanan. Tepikan kendaraan di tempat yang aman untuk memeriksa kondisi mobil. Jika tidak memungkinkan, sebaiknya derek mobil ke bengkel terdekat untuk mencegah kerusakan mesin yang lebih parah. Untuk mobil yang tidak dilengkapi dengan indikator suhu mesin, kamu bisa memasang perangkat tambahan berupa sensor melalui soket OBD2 yang terkoneksi dengan smartphone. Dengan begitu, suhu mesin dapat terpantau dengan mudah melalui smartphone kamu.
Cek Kondisi Air Radiator
Cara mudah yang dapat mencegah overheat adalah dengan memeriksa kondisi air radiator. Cek apakah air radiator kamu berubah warna? Apakah terdapat endapan kerak atau lumpur? Jika ya, sebaiknya diganti. Idealnya, air radiator harus diganti setiap 20.000 km. Untuk penggantian air radiator, kamu dapat menggunakan Deltalube 306 Radiator Coolant. Radiator coolant dari Deltalube ini sudah diformulasikan khusus untuk iklim tropis, dengan kandungan ethylene glycol sebanyak 50%. Deltalube 306 Radiator Coolant juga mengandung aditif anti karat yang dapat melindungi sistem pendinginan mesin mobil kamu.
Selain memeriksa kondisinya, pastikan juga level air radiator pada tangki reservoir. Pastikan tidak melebihi garis full dan tidak dibawah garis low saat kondisi mesin dingin. Jika air radiator di tangki reservoir diisi melebihi garis full, maka tidak ada lagi ruangan tersisa ketika suhu mesin meningkat, sehingga air radiator bisa terbuang dan mengakibatkan berkurangnya jumlah air radiator.
Cek Kondisi Extra Fan
Sistem pendinginan mesin, tidak lepas dari fungsi extra fan. Extra fan akan menyedot udara dari luar mobil, untuk melewati radiator. Extra fan normalnya akan berfungsi otomatis jika suhu mesin meningkat, ,misalnya pada kondisi macet.
Baca juga : Untung Rugi Lepas Thermostat pada Mobil
Jika extra fan enggan berputar meski sudah pada suhu tinggi, bisa jadi terdapat kerusakan pada rangkaian komponennya. Bisa dari motor extra fan, relay, switch, atau sensor temperatur yang sudah rusak. Sebaiknya Bro Deltalube sesekali cek kondisi extra fan, dengan cara menghidupkan mesin dalam kondisi berhenti dalam waktu agak lama dengan kondisi AC mati. Jika suhu meningkat, pastikan apakah motor extra fan bekerja. Jika tidak, sebaiknya segera diperbaiki ya.