
17 Apr Jenis Pelek Mobil
Kenali Jenis Serta Plus Minus Pelek Mobil
Pelek mobil bisa menjadi daya tarik tersendiri. Terlebih jika pelek mobil itu memang berdesain atraktif dan berdiameter besar. Makanya pelek mobil sering diganti dengan desain yang lebih menarik dari standar.
Sebagai salah satu komponen kaki-kaki mobil, pelek mobil dituntut harus kuat menjaga beban kendaraan maupun impak dari permukaan jalan hingga batas tertentu. Selain proses pembuatan, ada berbagai jenis material yang digunakan pelek. Dua hal itu memiliki pengaruh pada ketahanan dan bobot pelek. Bobot pelek berpengaruh pada performa handling, akselarasi dan pengereman.
Dua hal itu juga yang menjadi pembeda dari tiap pelek mobil. Makanya pelek mobil bisa dibagi menjadi beberapa jenis dan masing-masing memiliki plus dan minus.
Pelek baja
Pelek ini dikenal dengan sebutan pelek kaleng, meski terbuat dari baja yakni paduan karbon dan besi. Jenis pelek ini banyak digunakan mobil niaga seperti pikap atau truk karena ketangguhannya. Umumnya, desain pelek ini sederhana dan memiliki lubang-lubang kecil di permukaan sebagai ventilasi. Pembuatannya, plat baja dipres menggunakan cetakan hingga membentuk pelek. Karena proses pembuatannya mudah, membuat harga pelek ini lebih murah.
Baca Juga : Sebelum Beli, Kenali Dulu Kode Pelek Mobil
Iron Cast Wheel
Jenis ini terbuat dari besi cair yang dituangkan ke dalam cetakan sehingga proses pembuatannya cukup cepat. Pelek jenis ini tergolong tangguh dan tahan korosi sehingga banyak digunakan SUV. Desainnya pun bisa dibuat menarik meski terbatas. Proses pembuatan ini umum digunakan dalam membuat pelek dan biayanya pun relatif murah. Tapi bobot pelek jenis ini lebih berat dibanding pelek lain.
Alloy wheel
Pelek jenis ini mirip iron cast wheel dari proses pembuatannya yang menggunakan metode casting. Perbedaannya terletak pada material yang digunakan. Alloy wheel menggunakan campuran aluminium, magnesium dan nikel. Sehingga lebih ringan tapi tetap kuat. Desainnya yang lebih variatif, lebih ringan dan permukaan lebih mengilap dibanding iron wheel. Jenis ini populer digunakan pada MPV atau sedan. Tapi ketika penyok, pelek ini sangat tidak nyaman dan harus dipres.
Forged wheel
Pelek jenis ini memiliki perbedaan proses pembuatan dibanding jenis lainnya. Pelek dibuat dari material padat yang dipres kemudian diputar sambil dipanaskan hingga membentuk pelek sesuai desain. Hasilnya, pelek dengan kekuatan terbaik, materialnya padat dan ringan. Tapi karena proses pembuatannya lama dan biaya tinggi, harga pelek jenis ini menjadi yang termahal.