shock motor

Cara Merawat Shock Absorber Belakang Motor

Begini Cara Merawat Shock Absorber Belakang Motor

Shock absorber merupakan komponen yang berfungsi sebagai peredam getaran atau guncangan yang berasal dari kontur permukaan jalan. Manfaat dari shock absorber ini tidak terlalu dapat dirasakan saat melaju lurus di jalan yang halus. Berbeda saat sedang berkendara di jalan yang tertentu. Seperti di jalan rusak, bergelombang, polisi tidur, tinggi permukaan jalan tidak sama, maupun saat menikung.

Keberadaan shock absorber ini sangat membantu karena daya pegas naik-turun yang dihasilkan per pun diredam dan hal itu membuat berkendara lebih nyaman. Termasuk ketika berboncengan. Oleh karena itu, shock absorber perlu dirawat dengan beberapa cara ini sehingga kondisinya tetap prima dan tetap layak digunakan.

Baca juga : Mengapa Shockbreaker bisa Bocor ? Apa Solusinya ?

  1. Bagi pemilik yang peduli dan rajin mencuci motor, tentu tidak perlu khawatir mengenai kebersihan shock absorber. Karena menjaga kebersihan shock absorber penting dilakukan agar terhindar dari seal lecet atau robek. Karena ketika seal robek, dapat menyebabkan oli di dalam shock absorber bocor sehingga membuat kualitas peredaman menurun.
  2. Kondisi jalan yang dilewati tentu mempengaruhi kondisi motor. Jalan yang halus akan membuat shock absorber lebih awet. Sebaliknya, memilih rute dengan permukaan jalan tidak rata, berbatu, atau berlubang dapat membuat shock absorber lebih cepat rusak.
  3. Tidak perlu memasang anting di shock absorber belakang motor. Selain membuat kurang nyaman, anting tersebut dapat membuat shock absorber tidak bisa berfungsi secara optimal.
  4. Pastikan berat beban yang dibawa tidak berlebihan.
  5. Ganti oli shock absorber. Karena ketika suspensi motor sudah tidak prima, bisa jadi pegas yang ada di dalam sudah butuh diberikan oli lagi. Biasanya oli shock diganti setiap 2 sampai 3 tahun sekali, tapi jika memang sudah mulai tidak nyaman, segera diganti.


WordPress Video Lightbox Plugin