
02 Sep Cairan yang Bisa Merusak Cat Bodi Mobil
Cairan yang Bisa Merusak Cat Bodi Mobil
Bagi kalian pemilik dan pengguna kendaraan roda empat, pasti menginginkan kondisi cat mobil yang mulus tanpa cacat. Tapi seiring berjalannya waktu dan pemakaian, tidak dipungkiri kondisi cat bodi mobil kita akan menurun. Baik itu dari kecemerlangannya atau keutuhan catnya. Selain akibat paparan sinar matahari, cairan juga bisa bikin cat mobil kita jadi rusak. Cairan apa saja kah itu, simak artikel ini selengkapnya.
Telur
Kita mulai dari hal yang tidak terduga, yaitu telur. Saat telur bersentuhan dengan cat mobil, ia akan berubah menjadi korosif dan tentu buruk bagi cat mobil kita. Jika ditemukan ada noda telur di cat mobil kita, segera cuci mobil untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Kopi Dan Soda
Selanjutnya adalah kopi dan soda. Kopi dan soda adalah cairan asam, yang dapat merusak cat mobil. Keduanya juga sering mengandung gula, yang meninggalkan residu lengket. Segera cuci mobil kalian, setelah terkena tumpahan soda atau kopi. Kotoran burung adalah cairan selanjutnya yang bisa merusak cat mobil kita. Sama seperti kopi, kotoran burung bersifat asam, dan jika kering, kotoran itu sulit dihilangkan. Segera bersihkan dengan kain basah, lalu segera cuci mobil Anda.
Cairan Minyak Rem Dan Bensin
Jika kalian suka memperbaiki mobil sendiri, sebaiknya kalian lebih hati-hati karena cairan minyak rem dan bensin. Mereka juga bisa melunturkan cat mobil kita. Bensin memang tidak terlalu tajam dan hal merusak, namun tetap lebih baik mencegah daripada memperbaiki kerusakan cat. Jika mobil terkena tumpahan minyak rem, segera bilas dengan air yang banyak lalu cuci area yang terkena paparan. Jika terkena bensin, segera lap area yang terpapar itu.
Aseton
Aseton atau cairan penghapus cat kuku, adalah salah satu cairan yang berbahaya untuk cat mobil. Bahkan jika kita membiarkan tumpahan aseton pada cat mobil dalam beberapa jam saja, aseton akan mengikis cat mobil hingga ke dasarnya. Jika kalian menumpahkan aseton pada mobil Anda, gunakan air sabun (sabun akan menetralkan aseton) untuk segera membersihkannya.
Baca Juga : Agar Cat Mobil Tetap Mengkilap
Air Sadah
Terakhir adalah air sadah, atau air dengan kandungan mineral tinggi. Air sadah terbentuk ketika air meresap melalui endapan batu kapur, kapur atau gipsum, yang sebagian besar terdiri dari kalsium dan magnesium karbonat, bikarbonat, dan sulfat. Air sadah dapat meninggalkan kerak pada cat mobil kita dan membuatnya kusam. Dan jika dibiarkan, bukan tidak mungkin merusak lapisan cat kendaraan kita. Sebaiknya gunakan alat TDS meter untuk mengukur kandungan total dissolve solid pada air yang akan kita gunakan untuk mencuci mobil. Jika hasil pengukuran TDS meter menunjukan angka di atas 350 ppm (parts per million), berarti airnya sadah dan bisa berbahaya untuk cat mobil kita.