CVT Motor Matic Banyak Debu Ternyata Ini Penyebabnya

CVT Motor Matic Banyak Debu, Ternyata Ini Penyebabnya

CVT Motor Matic Banyak Debu, Ternyata Ini Penyebabnya

Debu yang menumpuk di area CVT (Continuously Variable Transmission) motor matic adalah menjadi biang permasalahan munculnya sensasi “gredeg” saat akselerasi awal. Selain membuat tarikan terasa tidak halus, debu juga bisa memicu ausnya komponen lebih cepat jika dibiarkan terlalu lama. Lantas apa penyebab CVT motor matic banyak debu?

Debu Kampas Ganda

Gesekan alami antara kampas ganda dan mangkok CVT, menghasilkan residu berupa serbuk halus. Semakin sering motor menerobos kemacetan (stop and go), semakin cepat residu debu ini terkumpul. Nah, debu dari kampas ganda inilah yang menjadi sumber utama gredek di motor matic.

Filter Udara CVT Kotor

CVT memiliki jalur suplai udara sendiri untuk mendinginkan komponen di dalamnya. Jika filter udara CVT jarang dibersihkan, kotoran luar akan lolos dan mengendap di dalam mangkok ruang CVT. Filter udara CVT umumnya menggunakan busa, sehingga relatif lebih mudah dibersihkan. Cuci busa dengan detergen, lalu semprotkan sedikit pelumas aerosol untuk meningkatkan kemampuan menangkap debu.

Kebocoran Seal Oil

Rembesan oli yang bercampur dengan debu gesekan akan berubah menjadi jelaga hitam yang lengket dan menempel pada dinding pulley serta v-belt. Kebocoran oli terjadi akibat seal tidak lagi rapat sehingga oli merembes keluar. Periksa kebocoran oli saat melakukan pembongkaran CVT. Kebocoran oli biasanya terjadi pada pada seal kruk as dan juga seal as puli belakang.

Baca Juga : Grease CVT Motor Matic Tahan Panas NLGI 2 | Deltalube Hi-Temp CVT Grease

V-Belt Mulai Terkikis

Material karet dan serat kain pada v-belt yang sudah berumur akan mengalami pengikisan secara perlahan dan menyumbang tumpukan debu halus di dalam bak CVT. Segera ganti v-belt yang sudah mengalami keausan, agar terhindar dari risiko v-belt putus.