
14 Okt Tips Mendeteksi Kerusakan Kopling Mobil
Kenali Gejala Kerusakan Kopling Mobil
Kopling adalah salah satu komponen pemindah tenaga mesin untuk disalurkan ke transmisi. Betapa bisa dibayangkan pentingnya kopling mobil untuk selalu berfungsi secara maksimal. Karena jika kopling mobil bermasalah, tenaga mesin yang disalurkan pun tidak optimal. Laju mobil pun bisa terkendala.
Ada beberapa indikasi yang bisa diketahui ketika kopling mobil bermasalah. Dengan mengetahui beberapa indikasi ini, pengguna mobil bisa menghindari potensi kerusakan yang parah pada kopling mobil.
Menginja pedal kopling lebih keras
Kondisi ini biasanya disebabkan oleh clutch cover yang sudah memiliki masa pakai lama. Sehingga menyebabkan per penekan plat kopling tidak memberikan daya pegas yang maksimal saat membalikkan tekanan yang diberikan saat pedal kopling diinjak. Jika sudah begini, salah satu cara solusi yang bisa ditempuh adalah mengganti komponen kopling. Sehingga kopling terasa normal kembali.
Muncul getaran saat mengangkat pedal kopling
Ada saatnya kampas kopling bersentuhan dengan flywheel dan terjadi gesekan. Dalam jangka waktu yang lama, gesekan tersebut bisa mengakibatkan kampas kopling aus dan flywheel tidak merata sehingga menyebabkan impresi berkendara bergetar saat kopling hendak dilepas.
Tentu hal ini sangat tidak nyaman dirasakan pengemudi dan penumpang terlebih di kondisi jalan stop ang go. Untuk menghilangkan gejala ini pun cukup mudah, hanya dengan mengganti flywheel, getaran pun hilang.
Baca Juga : Transmisi Kopling Ganda Dengan Kelebihan Ganda
Akselerasi menurun
Kampas kopling yang tipis menyebabkan tenaga yang dihasilkan mesin tidak dapat disalurkan secara instan ke roda. Gejalanya hanya putaran mesin yang meninggi, tapi selaras dengan kenaikan laju kendaraan.
Gejala ini pun menyebabkan konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros. Pengemudi berpotensi menginjak pedal gas lebih dalam untuk mendapatkan kecepatan yang diinginkan. Setelah melakukan penggantian kampas kopling, masalah ini bisa selesai dan akselerasi mobil normal kembali.