
07 Apr Perbedaan Oli dan Grease: Fungsi, Fisik, dan Komposisi
Perbedaan Oli dan Grease dalam Pelumasan Komponen Kendaraan
Oli dan grease adalah dua jenis pelumas yang sering digunakan dalam kendaraan. Meskipun keduanya memiliki fungsi dasar yang sama, yaitu untuk melumasi komponen dan mengurangi gesekan, namun ada perbedaan signifikan antara keduanya.
Perbedaan Fungsi Oli dan Grease
Oli umumnya digunakan untuk melumasi komponen pada ruang tertutup seperti mesin, transmisi, dan gardan. Contoh oli yang sering digunakan pada kendaraan adalah Deltalube Daily 757 Premium, Deltalube Adventure 731, dan Deltalube 799 ATF. Sementara itu, grease seperti Deltalube 056 General Purpose Grease, biasanya digunakan pada komponen kendaraan yang terbuka seperti bagian sasis dan kaki-kaki kendaraan.
Perbedaan Fisik Oli dan Grease
Perbedaan fisik yang paling mencolok antara oli dan grease adalah bentuknya. Oli adalah pelumas yang berbentuk cair, sedangkan grease adalah pelumas yang berbentuk padat. Hal ini bisa terjadi karena grease menggunakan zat thickener (pengental) untuk mendukung fungsi kerjanya. Thickener dapat menghasilkan struktur grease yang lebih solid atau semifluid. Selain thickener, grease juga mengandung aditif, seperti aditif anti karat dan korosi, anti oksidan, anti air, extreme pressure aditif, dan lain-lain.
Perbedaan Komposisi Oli dan Grease
Komposisi dari oli dan grease juga berbeda. Oli mengandung sekitar 90% base oil, ditambahkan dengan beberapa aditif sekitar 10%. Sedangkan grease memiliki komposisi base oil sekitar 80 – 85%, ditambah aditif 5 -10%, serta pengental (thickener) antara 10 -15%.
Baca Juga : Inilah Komponen Utama dari Grease
Meskipun oli dan grease memiliki fungsi dasar yang sama dalam pelumasan komponen kendaraan, namun ada perbedaan signifikan antara keduanya. Oli umumnya digunakan untuk melumasi komponen pada ruang tertutup seperti mesin, transmisi, dan gardan, sedangkan grease digunakan pada komponen kendaraan yang terbuka seperti bagian sasis dan kaki-kaki kendaraan. Selain itu, perbedaan fisik dan komposisi keduanya juga menjadi faktor penting dalam pemilihan jenis pelumas yang tepat untuk kendaraan Anda. Jadi, pastikan Anda memilih jenis pelumas yang tepat untuk memperpanjang umur dan kinerja komponen kendaraan Anda.