
04 Okt Penyebab Kompresi Mobil Menurun yang Bikin Tenaga Mesin Jadi Loyo
Penyebab Kompresi Mobil Menurun yang Bikin Tenaga Mesin Jadi Loyo
Seiring berjalannya usia pemakaian, performa mesin mobil pasti akan turun. Salah satu penyebab turunnya performa mesin adalah turunnya kompresi. Jika kompresi lemah, proses pembakaran pun tidak sempurna. Ruang bakar tidak cukup kedap untuk menciptakan ledakan pembakaran yang sempurna. Efeknya, tenaga mesin jadi loyo dan konsumsi bahan bakar pun jadi boros. Apa saja sih penyebabnya, yuk kita bahas.
Keausan part
Penyebab pertama menurunnya kompresi mesin adalah keausan pada part ring piston dan liner cylinder block. Seperti kita tahu bahwa dua komponen itu saling bergesekan ribuan kali per menit, selama mesin hidup. Pastinya lama-lama akan terjadi keausan.
Jika sudah aus, ring piston tidak lagi bisa menapak sempurna pada liner cylinder block. Akibatnya, campuran udara dan bahan bakar jadi lolos dan masuk ke area crankcase. Selain performa menurun, campuran udara dan bahan bakar yang masuk ke area crankcase juga bisa merusak kualitas oli mesin. Istilahnya fuel dilution.
Kebocoran klep
Penyebab kebocoran kompresi juga bisa dari klep Bro Deltalube. Bisa ada dua kemungkinan. Pertama adalah endapan kerak karbon di antara bibir payung klep dan seating klep, bisa juga akibat keausan part klep dan seating klep.
Endapan karbon yang menumpuk hingga menjalar ke area seating klep, menyebabkan payung klep tidak bisa menapak sempurna dengan seating klep saat posisi menutup. Hasilnya tentu saja, kebocoran kompresi. Klep yang beradu dengan seating klep sebanyak ribuan kali per menit, juga tentu rentan sekali terjadi keausan. Apalagi kedua komponen ini tidak mendapat pelumasan oli. Jika sudah aus, kedua komponen ini tidak bisa menutup rapat sehingga kompresi jadi bocor.
Baca Juga : faktor yang Mengakibatkan Penurunan Kompresi pada Mesin Motor
Setingan kerenggangan klep
Kebocoran kompresi juga bisa terjadi akibat kesalahan penyetelan kerenggangan klep, khususnya di mobil yang masih menggunakan sistem pengaturan kerengganan manual. Setingan klep yang terlalu rapat bisa menyebabkan kompresi bocor, karena rocker arm yang terlalu menekan batang klep. Jadinya, meski sudah menutup, ada celah kecil akibat rocker arm yang tidak dalam kondisi bebas dan menekan batang klep.