Penyebab Knalpot Motor Keluar Oli

Penyebab Knalpot Motor Keluar Oli, Begini Penjelasannya

Penyebab Knalpot Motor Keluar Oli, Begini Penjelasannya

Momen yang bisa membuat gundah pemilik motor adalah ketika melihat keluarnya oli dari knalpot motor kesayangan. Bagaimana tidak, pemilik gundah membayangkan biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan. Tetesan oli hitam pekat dari ujung knalpot adalah indikasi serius bahwa ada komponen di dalam mesin yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Fenomena ini bisa disebabkan beberapa faktor. Yuk, kita simak sama-sama agar lebih paham.

Keausan pada Ring Piston

Paling umum yang kerap ditemukan adalah ring piston yang sudah mengalami keausan. Ring piston adalah komponen krusial yang berfungsi sebagai penyekat antara ruang bakar dan ruang crankcase. Ring piston menjaga agar campuran bahan bakar dan udara tetap berada di ruang bakar saat kompresi dan pembakaran. Ring oli sebagai salah satu dari tiga jenis ring piston bertugas menyapu oli dari dinding silinder agar tidak masuk ke ruang bakar.

Seiring waktu dan pemakaian, ring piston dapat mengalami keausan. Keausan ini menciptakan celah atau gap antara ring dan dinding silinder. Melalui celah ini, oli mesin dapat menyusup naik ke ruang bakar dan ikut terbakar bersama bensin. Oli yang terbakar inilah yang menghasilkan asap putih kebiruan tebal dari knalpot dan bau khas oli terbakar. Jika keausannya sangat parah, oli sisa pembakaran dapat menetes hitam dari knalpot.

Kerusakan pada Seal Katup

Seal katup adalah karet penyekat kecil yang dipasang pada batang katup di kepala silinder. Seal katup berfungsi mencegah oli yang melumasi mekanisme pelatuk klep di bagian atas mesin, agar tidak menetes ke bawah melalui batang katup dan masuk langsung ke ruang bakar.

Seiring waktu, karet seal ini bisa mengeras, retak, atau getas akibat panas berlebih. Ketika seal katup rusak, oli akan bocor dan menetes ke ruang bakar terutama saat mesin dalam kondisi deselerasi atau saat pertama kali dihidupkan (karena oli menggenang saat mesin mati). Kerusakan ini juga menghasilkan asap putih kebiruan, namun seringkali terlihat lebih jelas saat gas dilepas setelah digeber.

Silinder dan Piston Aus

Kita sudah membahas ring piston sebagai penyekatnya, maka silinder dan piston adalah permukaan kerjanya. Keausan ekstrem pada dinding silinder (liner) atau baret pada piston biasanya disebabkan oleh kurangnya pelumasan, penggunaan oli yang salah, atau masuknya kotoran abrasif ke dalam mesin.

Baretan pada dinding silinder akan memperparah kebocoran kompresi dan oli melalui celah antara ring piston dan silinder. Permukaan yang tidak mulus membuat Ring Oli tidak bisa menyapu oli secara efektif. Masalah ini biasanya memerlukan proses korter atau oversize silinder dan penggantian piston set baru.

Kelebihan Oli Mesin

Ini adalah penyebab yang sering diabaikan namun bisa terjadi, terutama setelah penggantian oli yang tidak sesuai takaran. Ketika oli diisi melebihi batas maksimal pada dipstick, tekanan dan level oli di dalam crankcase menjadi terlalu tinggi. Oli yang berlebihan ini lebih mudah terciprat atau terhisap ke dalam saluran ventilasi mesin. Seperti PCV valve pada mobil, namun pada motor prosesnya bisa berbeda, terutama jika sistem ventilasi terganggu atau bahkan dipaksa melewati celah Ring Piston yang sudah sedikit aus. Oli akan terbakar dan keluar sebagai asap putih, meski biasanya tidak sepekat akibat kerusakan mekanis internal.

Baca Juga : Penyebab Oli Naik ke Ruang Bakar Mesin Motor dan Cara Mencegahnya

Gasket Silinder Head Bocor

Fungsi gasket pada silinder head sebagai penyekat antara blok mesin dan head silinder. Jika gasket ini bocor, oli bisa merembes masuk ke ruang pembakaran dan terbakar. Hal ini juga bisa menyebabkan oli keluar dari knalpot.

Selain oli keluar dari knalpot, motor bisa mengalami penurunan performa dan suhu mesin cepat panas. Pemilik mungkin menemukan oli bercampur dengan air radiator jika gasket benar-benar rusak. Solusinya adalah mengganti gasket head silinder yang bocor. Sebaiknya segera bawa ke bengkel untuk penanganan lebih lanjut karena masalah ini bisa menyebabkan kerusakan yang lebih besar jika dibiarkan terlalu lama.