
20 Mei Memahami Fungsi Gas Spontan Motor
Memahami Fungsi Gas Spontan Motor, Apa Bisa Bikin Motor Makin Kencang?
Kalian para bikers mungkin pernah dengar yang namanya gas spontan untuk sepeda motor. Komponen variasi ini dipercaya bikin motor kalian tambah kencang. Bahkan banyak motor standar yang pasang gas spontan, dengan harapan meningkatkan performa mesinnya. Tapi semua itu tidak benar ya BroDeltalube, yuk kita bahas lebih detail mengenai fungsi gas spontan motor.
Gas spontan atau yang punya bahasa lain quick throttle control, tidak meningkatkan performa mesin ya Bro Deltalube. Gas spontan hanya memperpendek puntiran kabel gas dibanding standarnya. Jadi misalnya puntiran gas standar dari diam sampai dibuka penuh bisa sampai 90°. Saat pakai gas spontan, hanya butuh 45° puntiran grip throttle sudah terbuka penuh. Jadinya puntiran hand grip gas jadi lebih pendek, ketika pakai pakai gas spontan.
Efek yang dirasakan adalah mesin jadi lebih sensitif dengan sedikit saja putaran gas. Inilah yang sering disalahartikan pakai gas spontan bikin mesin makin bertenaga. Padahal tidak. Respons mesin saja yang lebih sensitif. Analoginya seperti ini, anggap saja saat memuntir gas standar motor sebanyak 5° bisa membuka throttle sebanyak 15%. Pada gas spontan, membuka puntiran gas motor sebanyak 5°, bisa membuka throttle sebanyak 35%. Nilai selisih itu, tentunya sangat terasa bedanya di laju kendaraan kita.
Baca Juga : Ciri-ciri Klep Motor Mesti Distel Ulang
Gas spontan sangat diperlukan untuk aplikasi balap, karena memudahkan gerakan tangan pembalap saat menikung. Tidak perlu buka gas terlalu dalam, yang menyulitkan memegang setang saat menikung. Aplikasi gas spontan untuk kendaraan standar dan dipakai harian sebenarnya tidak dilarang. Hanya saja pemasangan gas spontan biasanya akan menghilangkan tombol ataupun saklar-saklar pada sisi kanan handle motor. Jadi sebaiknya dipertimbangkan dengan matang sebelum pasang gas spontan.