helm motor

Ini Alasan Busa Helm Tidak Boleh Dijemur

Ini Alasan Busa Helm Tidak Boleh Dijemur

Seperti halnya motor, helm sebagai peranti keselamatan dalam berkendara juga memerlukan perawatan. Perawatan yang paling mudah adalah dengan mencucinya. Bisa dilakukan sendiri di rumah maupun menggunakan jasa pencucian helm.

Namun, ada beberapa hal penting yang wajib diketahui saat mencuci helm, yakni cara mengeringkan busa helm yang benar dan tepat. Sehingga nantinya helm tetap nyaman digunakan.

Proses pengeringan busa helm, sebaiknya jangan menggunakan hairdyer atau dijemur langsung di bawah sinar matahari. Jika mengeringkan busa helm menggunakan hairdryer, udara yang dikeluarkan hairdryer panas, hal ini membuat busa helm cepat kempis.

Tidak jauh berbeda bila busa helm dijemur di bawah terik matahari. Lama-kelamaan busa helm juga akan menyusut. Selain itu busa helm akan mengeluarkan bau sangit setelah dijemur.

Baca Juga : Ciri Helm Berkualitas dan Seberapa Pentingnya Helm ?

Mengeringkan helm dengan cara tersebut di atas, dipastikan dapat menurunkan performa dan kemampuan menopang dari busa. Padahal bagian ini berguna untuk meredam saat terjadi benturan. Maka dari itu, hal ini sangat tidak disarankan saat mengeringkan maupun mencuci helm.

Lalu bagaimana cara mengeringkan busa helm yang benar dan tepat? Cara mengeringkan busa helm yang tepat adalah cukup dengan kipas angin, yang diarahkan ke busa helm yang dikeringkan. Walau tidak lekas kering seperti menggunakan hairdryer, tetapi cara ini aman untuk menjaga kualitas kekenyalan busa helm. Serta tidak menimbulkan bau sangit karena ada udara yang bersirkulasi di area dalam helm.

Nah, beberapa hal tersebut di atas yang juga menjadi alasan kenapa sehabis helm dipakai, tidak boleh dijemur di bawah terik matahari. Baik dengan alasan menghilangkan lembab, keringat maupun basah, apabila sehabis kehujanan.



WordPress Video Lightbox Plugin