minyak rem

Fungsi Kandungan Dan Klasifikasi Minyak Rem

Ini Fungsi, Kandungan Dan Klasifikasi Minyak Rem

Setiap kendaraan bermotor, baik motor maupun mobil pasti menggunakan sistem pengereman untuk menghentikan laju kendaraan. Sedangkan untuk mendukung kinerja komponen tersebut dibutuhkan minyak rem.

Minyak rem berfungsi menggerakkan beberapa komponen sistem rem. Minyak rem digunakan untuk mentransfer gaya dari pedal rem untuk menekan piston di dalam kaliper rem. Tekanan piston membuat minyak rem dapat mendorong sepatu rem untuk bergesekan dengan cakram hingga menghentikan laju mobil. Tanpa minyak rem, kendaraan tidak bisa berhenti walau pedal rem diinjak penuh.

Kandungan

Pada umumnya, minyak rem mengandung poly glycol, glycol ether dan additive. Poly glycol merupakan cairan dengan tingkat kekentalan tinggi dan berfungsi sebagai pelumas. Poly glycol juga bisa mengurangi pengaruh terhadap karet.

Sedangkan glycol ether untuk mengontrol kekentalan, titik didih, juga kestabilan karet. Lalu aditif bertugas untuk mencegah korosi dan oksidasi.

Klasifikasi

Minyak rem terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu DOT-3, DOT-4, DOT-5 dan DOT-5.1. DOT adalah kependekan dari Departement of Transportation. Semakin tinggi angka DOT, semakin tinggi titik didih sebuah minyak rem.

Baca Juga : Efek Telat Ganti Minyak Rem

DOT-3

Minyak rem DOT-3 merupakan minyak rem paling umum digunakan dan banyak ditemui di bengkel. Tapi DOT-3 dapat merusak cat, merusak karet alami dan dapat menimbulkan korosi karena dapat menyerap uap air dari udara (higroskopis).

DOT-4

Minyak rem ini juga cukup mudah untuk didapatkan dengan harga lebih mahal dari DOT-3. Minyak rem DOT-4 juga berpotensi untuk menimbulkan korosi karena minyak ini dapat menyerap uap air. Minyak rem DOT-4 memiliki titik didih lebih tinggi dibanding DOT-3. Sehingga sesuai digunakan pada sistem bersuhu tinggi.

DOT-5

Minyak rem DOT-5 menggunakan bahan dasar silikon. Silikon adalah kandungan yang tidak menyerap air. Artinya DOT-5 tidak berpotensi untuk menimbulkan karat. Minyak rem DOT 5 ini tidak bisa dicampur dengan minyak rem DOT 3, 4, atau 5.1 yang memakai bahan dasar glikol eter.

Minyak rem DOT-5 banyak digunakan pada kendaraan militer, meski daya lumas kurang baik, harga cukup mahal dan sulit untuk dicari di bengkel umum.

DOT-5.1

Minyak rem DOT-5.1 merupakan tipe terbaru. Minyak rem ini mempunyai titik didih tinggi dan kualitas lebih baik. Minyak rem DOT 5.1 menggunakan bahan glikol eter seperti DOT 3 dan DOT 4. Namun kekurangannya adalah berpotensi untuk merusak cat.



WordPress Video Lightbox Plugin