
01 Mar Cara Buang Oli Motor Bekas yang Aman
Cara Buang Oli Motor Bekas yang Aman, Jangan Sembarangan
Berbekal dua hingga tiga kunci saja, kalian sudah bisa mengganti oli motor sendiri di rumah. Apalagi dengan menjamurnya e-commerce, membuat kamu ‘literally’ gak perlu pergi dari rumah untuk ganti oli motor. Tapi ada satu hal perlu diingat nih Bro Deltalube, saat kalian mau ganti oli motor kalian sendiri di rumah. Jangan sembarangan buang oli bekasnya ya!
Oli bekas masuk ke dalam limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), yang tidak bisa sembarangan penanganannya. Limbah B3 seperti oli bekas jika dibuang sembarangan, bisa mencemari lingkungan. Jika dibuang ke saluran air maka akan mengancam ekosistem akuatik. Jika dibuang ke tanah, oli bekas akan mencemari ekosistem tanah dan sangat sulit terurai.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), oli bekas termasuk B3 dan dikelola tidak sembarangan. Pengelola limbah ini biasanya ditunjuk oleh pemerintah, bagi mereka yang telah memenuhi standar untuk mengelolanya. Bagi kita yang ingin membuang limbah oli bekas dengan aman, begini cara buang oli motor bekas yang aman.
Baca juga : Interval Penggantian Oli Motor Jarang Dipakai
Pertama kita wajib siapkan wadah penampung yang layak, saat ingin mengganti oli bekas.
Setelah oli baru diisi ke dalam mesin, kita bisa gunakan botol bekas kemasan oli tersebut untuk menyimpan oli bekas kita. Pastikan kalian menutup dengan rapat botol yang berisi oli bekas tersebut, agar tidak terjadi kebocoran. Setelah itu, kita bisa berikan oli bekas itu ke perusahaan pengumpul dan pemanfaat oli bekas dan limbah B3 atau pengelola limbah B3 berizin. Atau kalian bisa ke bengkel umum atau bengkel resmi kendaraan bermotor. Mereka umumnya punya wadah berukuran besar, untuk menampung oli bekas dalam jumlah banyak. Bengkel kemudian akan menyalurkan oli bekas tersebut ke pihak yang mampu mengelola dan mendaur ulang oli bekas. Aman deh, tidak mencemari lingkungan.