Cari Kami
boncengan

Cara Aman dan Nyaman Berboncengan Motor

Cara Aman dan Nyaman Berboncengan

Berboncengan saat mengendarai sepeda motor memang lazim dilakukan. Namun yang jadi masalah adalah masih banyak pengendara maupun penumpang yang belum paham teori dasar berboncengan motor yang aman.

Tidak heran pula pengendara mapun penumpang juga banyak yang acuh, meskipun mereka merasa kurang nyaman saat motor melaju. Sehingga sisi keamanan dan kenyamanan saat berboncengan sering diabaikan.

Menjadi penumpang motor tidak bisa main asal duduk saja di jok belakang. Agar aman dan nyaman menurut kaca mata safety riding, perlu ada triknya. Apalagi kini makin marak penggunaan ojek online yang membuat masyarakat makin sering berinteraksi dengan motor.

Nah, apa dan bagaimana cara berboncengan yang baik dan benar agar aman dan nyaman di jalan, berikut ulasannya.

Baca Juga : Kebiasaan Bikin Motor Matic Boros Bahan Bakar

Persiapan pengendara

Saat membawa penumpang, tentu beban yang diangkut motor bertambah. Bila pengendara terbiasa berkendara sendiri, sebaiknya perlu menambah tekanan ban menjadi lebih keras bila ingin berboncengan.

Jangan biarkan tekanan ban di bawah standar, karena berpengaruh pada pengendalian. Selain itu, pastikan rem bekerja optimal, karena beban dari penumpang membuat jarak pengereman bertambah jauh.

Posisi duduk penumpang

Usahakan posisi duduk penumpang dekat dan rapat dengan pengendara. Jangan menjauhi pengendara, karena kerenggangan antara penumpang dan pengendara bisa mengurangi keseimbangan motor. Keseimbangan merupakan faktor paling krusial saat berkendara motor.

Posisi ideal saat berboncengan adalah penumpang mendekap pengemudi. Namun, hal ini tidak bisa dilakukan semua orang, terkait norma dan adat istiadat yang berlaku. Maka solusinya pakai kedua lutut bagian dalam untuk menjepit pinggul pengendara, sehingga gerakan pengendara bisa menyatu dengan penumpang.

Penumpang menghadap depan

Sewaktu berboncengan, penumpang menghadap ke depan dan bagian dadanya dekat ke punggung biker. Tujuannya untuk menyatukan distribusi bobot antara pengemudi dan penumpang, yang akhirnya memaksimalkan pusat gravitasi dan keseimbangan.

Meskipun penumpangnya wanita, hindari duduk menyamping (lateral sitting). Duduklah dengan menghadap ke muka (forward sitting). Tujuannya, agar keseimbangan pengendara saat melakukan manuver atau menikung tetap stabil.

Perlu diingat, motor adalah kendaraan yang paling tidak seimbang dan harus diseimbangkan oleh pengendara. Bila duduk menyamping, tentu bobot bakal lebih berat ke satu sisi.

Ketika menjadi penumpang, posisi badan juga jangan terlalu kaku. Ikuti gerakan tubuh pengendara yang sedikit miring saat menikung. Posisi badan penumpang yang luwes membuat pengendalian sepeda motor akan tetap lincah.



WordPress Video Lightbox Plugin