
01 Jan Apakah Segmen Mobil Mempengaruhi Pemilihan Oli Mesin?
Apakah Segmen Mobil Mempengaruhi Pemilihan Oli Mesin
Di pasar roda empat, konsumen kini dihadapkan dengan banyak sekali pilihan segmen atau kelas mobil. Sebut saja sedan, hatchback, MPV, hingga SUV. Belum lagi kini ada segmen kelas baru yang semakin popular yaitu crossover, yang menggabungkan antara desain MPV dan SUV. Perbedaan kelas mobil ini jelas memiliki tujuan dan target pasarnya masing-masing. Pertanyaannya adalah, apakah segmen kelas mobil ini mempengaruhi pemilihan oli mesin?
Jawaban sederhananya tidak. Segmen atau kelas mobil, bukan jadi dasar untuk pemilihan oli mesin. Dasar dari pemilihan oli mesin adalah jenis dan tipe mesinnya. Bukan berdasarkan segmen mobilnya. Hal ini terbukti dari beberapa segmen mobil berbeda, yang sebenarnya dikembangkan dari basis atau platform yang sama. Dalam dunia otomotif, hal ini disebut platform sharing.
Dalam platform sharing, biasanya rancang bangun mobil hatchback akan dikembangkan menjadi mobil sedan, MPV, bahkan SUV. Dalam platform sharing, tidak hanya basis frame yang sama, namun umumnya juga menggunakan mesin serupa. Jadi tidak jarang, antara mobil sedan, hatchback, hingga SUV di level yang sama, menggunakan mesin yang identik. Kalau mesinnya sama, tentu saja oli mesinnya juga sama, tidak peduli itu dipasang di mobil sedan atau SUV.
Baca Juga : Apa itu Sasis Monokok?
Yang menentukan pemilihan oli tentu saja spesifikasi mesin dan jenis mesinnya. Jika mesin menggunakan teknologi terbaru seperti turbocharger, katup variabel, atau bahkan hybrid kalian bisa pilih oli dengan tingkat kekentalan rendah dengan spesifikasi API Service tinggi, seperti Deltalube Daily 757 Premium SAE 0W-20 SYN API SN. Beda cerita kalau mobil kalian menggunakan mesin diesel, pastikan pakai oli dengan spesifikasi API C seperti Deltalube Daily 757 Premium Diesel Oil SAE 15W-40 API CI-4. Jangan salah pilih ya Bro Deltalube.