Engine Mouting

Akibat Dari Engine Mouting Mobil Rusak

Ini Dampak Engine Mouting Mobil Rusak

Mesin mobil yang didudukan di ruang mesin membutuhkan engine mounting. Komponen ini digunakan sebagai peredam getaran mesin. Sehingga getaran yang dihasilkan mesin tidak dirasakan pengemudi dan penumpang di kabin. Selain itu, engine mounting juga berperan sebagai suspensi saat mobil melewati jalan tidak rata. Dengan bobot yang berat, posisi dan gerakan mesin perlu dijaga hingga toleransi tertentu sehingga tidak mudah goyah.

Sama seperti beberapa komponen mobil yang lain, engine mounting mobil yang terbuat dari karet keras (rubber) dengan frame baja tuang bisa aus atau getas dan perlu diganti. Karena ketika engine mounting sudah lemah atau aus, efek buruknya bisa beragam.

Ketika engine mounting sudah getas, bisa pecah jika terkena guncangan keras. Beberapa hal berikut ini bisa muncul sebagai indikator kerusakan engine mounting mobil.

Getaran berlebih di kabin

Karena fungsi engine mounting juga untuk meredam getaran mesin, ketika sudah rusak tentu getaran mesin akan tersalurkan, bahkan sampai ke kabin. Umumnya, getaran itu sudah terasa sejak putaran mesin rendah.

Kisi-kisi dan kipas radiator rusak

Engine mounting mobil yang sudah rusak dapat membuat posisi mesin bergerak. Hal ini bisa mengakibatkan adanya benturan mesin dengan komponen pendukung mesin yang ada di ruang mesin. Seperti radiator dan kipas radiator. Terutama untuk mobil yang menggunakan kipas yang terhubung dengan belt. Dengan posisi kipas ada badan mesin, bisa membentur dan merusak kisi-kisi radiator ketika mesin goyang. Kondisi ini dapat menurunkan performa kerja dari radiator untuk mendinginkan suhu mesin.

Baca Juga : Cara Merawat Body Mobil Agar Cat Tidak Mudah Pudar

Slang radiator bocor

Hal yang sama terjadi pada slang radiator yang terhubung dari radiator ke mesin. Ketika mesin goyang maka slang juga goyang. Meski cukup elastis, tapi pengikat slang radiator berpotensi menjadi kendur hingga terlepas dan menyebabkan kebocoran cairan radiator. Proses pendinginan mesin pun jadi terganggu.

Slang bahan bakar terganggu

Slang bahan bakar juga terkena imbasnya. Sebagai saluran untuk menyalurkan bahan bakar dari tangki bahan bakar ke mesin, slang ini tersambung ke badan mesin. Ketika mesin goyang berlebih, pengikat slang bahan bakar berpotensi untuk kendur dan terlepas. Atau, slang yang terbuat dari karet itu bisa robek dan putus di salah satu bagian jika sudah cukup getas atau tidak elastis lagi.