Oli Mesin Mobil

Tips Sederhana Memilih Oli Atau Pelumas Mesin Mobil

Tips Sederhana Agar Tidak Salah Pilih Oli Atau Pelumas Mesin Mobil

Pilihan oli atau pelumas mesin mobil yang semakin beragam, terkadang bisa membuat pemilik kendaraan jadi bingung. Mana oli atau pelumas yang terbaik untuk mobil mereka? Meski sepele, salah pilih oli juga bisa bikin performa dan efisiensi mobil kita jadi tidak sesuai harapan lho.

Cara paling mudah, tentu dengan melihat buku manual mobil. Disana tertulis jenis serta spesifikasi oli mobil. Umumnya akan tertulis SAE atau tingkat kekentalan, dan juga tingkat API Service-nya. Dalam buku manual mobil, produsen juga akan memberikan jenis oli yang masih masuk standar selain rekomendasi utamanya. Jadi konsumen diberikan keleluasaan, akan pilihan oli yang disarankan produsen.

Jika buku manual tidak ada, kita bisa tentukan oli sesuai jenis mesin mobil kita. Jika mesin bensin, pilih oli mesin dengan klasifikasi API Service yang dimulai dari huruf ‘S’. Contohnya SL atau SN. Jika mesin diesel, pilih yang API Service dimulai dari huruf ‘C’. Contohnya CH-4 atau CI-4

Baca Juga : Mengenal Klasifikasi Oli Mesin Bensin Menurut API

Hal kedua yang harus diperhatikan adalah tingkat kekentalan dari oli. Untuk mobil-mobil keluaran terbaru dengan teknologi katup variable, paling tidak mesin tersebut menggunakan oli dengan kekentalan 10W-30. Jika mesin menggunakan turbo, oli yang digunakan umumnya akan lebih encer lagi, misalnya 0W-20 atau 5W-30. Sedangkan untuk kendaraan tua berusia lebih dari 20 tahun, umumnya menggunakan oli mesin yang lebih kental.  Misalnya 15W-40 atau 20W-50. Mudah bukan bro Deltalube, jangan bingung lagi ya.