
15 Jul Bahaya Sepeda Motor Injeksi Kehabisan Bensin yang Perlu Diketahui
Bahaya Sepeda Motor Injeksi Kehabisan Bensin yang Perlu Diketahui
Berbeda dengan motor karburator, motor injeksi menggunakan sistem pengabutan bahan bakar yang jauh jauh lebih kompleks dan modern. Ketika tangki bensin benar-benar kosong hingga mesin mati, komponen di dalamnya berisiko mengalami kerusakan serius. Bagi Anda pengguna sepeda motor injeksi, berikut adalah beberapa potensi yang wajib diketahui jika sering membiarkan motor kehabisan bensin.
1. Kerusakan Fuel Pump
Ini adalah dampak paling fatal dan berbiaya mahal. Berbeda dengan motor karburator yang mengalirkan bensin memanfaatkan gaya gravitasi, motor injeksi mengandalkan komponen bernama fuel pump untuk menyedot dan menyemprotkan bensin dengan tekanan tinggi ke ruang bakar.
Bensin di dalam tangki tidak hanya berfungsi sebagai bahan bakar, tetapi juga sebagai pendingin alami bagi dinamo fuel pump yang bekerja terus-menerus.
Saat bensin habis, pompa akan mengisap udara kosong, berputar lebih cepat, dan mengalami panas berlebih. Jika sering terjadi, kumparan di dalam fuel pump bisa terbakar atau macet dan menuntut penggantian fuel pump.
2. Penyumbatan Kotoran Dasar Tangki
Seiring berjalannya waktu, bagian dasar tangki bensin pasti akan menampung endapan kotoran, karat, kotoran, atau residu partikel mikro. Ketika bensin terisi penuh atau setengah, kotoran ini akan stabil berada di dasar tangki. Namun, saat bensin tiris atau habis total, fuel pump akan dipaksa menyedot sisa-sisa bensin terakhir yang pekat dengan kotoran. Dampaknya, filter bensin akan mudah tersumbat. Jika kotoran lolos dari filter bensin, ia bisa menyumbat lubang mikro pada injector, yang membuat semprotan bensin jadi tidak lancar dan membuat motor terasa brebet atau tersendat.
Baca Juga : Daftar Perawatan Berkala Sepeda Motor Matic Injeksi
3. Masuk Udara di Jalur Bahan Bakar
Ketika tangki kosong, udara luar akan masuk dan mengisi seluruh saluran bahan bakar—mulai dari selang hingga area injector. Fenomena ini sering disebut mekanik sebagai “masuk angin”. Meskipun Anda sudah mengisi bensin baru, motor injeksi tidak bisa langsung dinyalakan dengan sekali pencet tombol starter.
Udara yang terjebak di dalam saluran menahan tekanan bensin. Anda harus memutar kunci kontak on-off berkali-kali, agar fuel pump melakukan priming atau pengisian ulang jalur bensin dan membuang udara tersebut.