Tips Merawat Rem Motor Matic Agar Tetap Aman di Jalan

Tips Merawat Rem Motor Matic Agar Tetap Aman di Jalan

Tips Merawat Rem Motor Matic Agar Tetap Aman di Jalan

Motor matic awalnya diset sebagai motor fungsional yang mudah dikendarai. Tapi pada perkembangannya, motor matic kini berubah jadi motor performa tinggi. Motor matic kini punya kemampuan akselerasi dan top speed yang bahkan bisa mengalahkan motor jenis sport.

Selain performa, dimensi dan bobot motor matic pun semakin meningkat seiring perkembangannya. Meningkatnya performa dan bobot, menuntut sistem pengereman yang jauh lebih optimal. Apalagi motor matic tidak dibekali engine brake seperti pada motor dengan transmisi manual atau semi-otomatis. Tidak heran kini motor matic banyak dibekali rem dengan diameter cakram yang lebar, double disk brake, hingga teknologi anti-lock braking system (ABS).

Semua teknologi pengereman itu tidak akan ada artinya, jika kita tidak melakukan perawatan. Perawatan yang paling mudah adalah dengan melihat ketebalan kampas rem. Caranya mudah kok, kalian tinggal intip lubang pada tabung reservoir master rem. Jika volumenya berkurang menuju garis Low, itu tandanya kampas rem sudah tipis dan harus diganti.

Kampas rem yang sudah habis, tidak akan mampu memberikan pengereman yang maksimal dan bisa menggerus piringan cakram. Gantilah menggunakan kampas rem berkualitas. Jangan gadaikan keselamatan kita dengan kampas rem yang murah. Hal selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah cairan rem. Cairan rem sebaiknya diganti tiap 2 tahun sekali atau sekitar 20.000 km.

Baca juga : Jangan Sepelekan Minyak Rem!

Gunakan cairan yang yang berkualitas seperti Deltalube 797 Super Brake Fluid.

Cairan yang berkualitas menjamin tekanan hidrolik yang stabil meski pada suhu tinggi. Cairan rem berkualitas juga mampu mencegah karat dan tidak merusak komponen karet pada sistem pengereman. Deltalube 797 Super Brake Fluid tersedia dalam pilihan DOT 3 dan DOT 4, yang cocok diaplikasikan pada sistem pengereman ABS. Sebelum mengganti cairan rem, pastikan spesifikasinya dulu ya Bro Deltalube. Biasanya sistem yang menggunakan DOT 4 tidak direkomendasikan menggunakan DOT 3. Namun jika yang menggunakan DOT 3, bisa saja kalau ingin pakai DOT 4.