Ternyata Ini Alasan Pabrikan Menentukan Posisi Tutup Tangki Bensin

Ternyata Ini Alasan Pabrikan Menentukan Posisi Tutup Tangki Bensin

Terungkap, Ternyata Ini Alasan Pabrikan Menentukan Posisi Tutup Tangki Bensin

Pernahkah Anda merasa kesal karena harus mengantre panjang di SPBU, sementara jalur sebelah terlihat kosong hanya karena posisi tutup tangki mobil Anda berada di sisi yang “salah”? Banyak pengendara menganggap posisi tutup tangki bensin itu acak atau sekadar mengikuti estetika. Padahal, penempatan tersebut adalah hasil dari pertimbangan teknis dan keselamatan. Berikut adalah alasan utama mengapa pabrikan menentukan posisi tutup tangki bensin:

Faktor Keselamatan

Ini adalah alasan paling yang krusial. Di banyak negara, posisi tutup tangki bensin dipasang di sisi yang berlawanan dengan posisi pengemudi. Logikanya, jika mobil mogok karena kehabisan bensin di pinggir jalan, pengemudi bisa mengisi bensin menggunakan jeriken dengan aman di sisi bahu jalan. Bukan di sisi yang menghadap lalu lintas kendaraan yang melaju kencang. Misalnya mobil di negara setir kanan seperti Indonesia atau Jepang, yang cenderung memiliki posisi tutup tangki bensin di sebelah kiri.

Distribusi Berat dan Ruang Mekanis

Insinyur otomotif tentu harus memikirnya secara matang dalam menempatkan tangki bensin tanpa mengganggu komponen lain. Posisi tangki harus menghindari sistem pembuangan (knalpot) yang panas untuk mencegah risiko kebakaran. Itu juga sebabnya posisi lubang knalpot, hampir pasti berseberangan dengan posisi tutup tangki bensin. Jika lubang knalpot di sisi kiri, tutup tangki bensin ada di sebelah kanan. Penempatan tangki juga mempertimbangkan distribusi berat kendaraan agar mobil tetap stabil saat bensin terisi penuh.

Baca Juga : Manfaat Isi Penuh Tangki Bahan Bakar

Arsitektur Sasis Global

Banyak pabrikan otomotif memproduksi satu model untuk pasar global. Jadi jika sebuah mobil didesain di negara setir kiri untuk pasar global, mereka mungkin tetap mempertahankan posisi tangki di sebelah kanan meskipun mobil tersebut dijual di negara setir kanan. Mengubah posisi tangki memerlukan desain ulang sasis dan jalur pipa yang memakan biaya besar. Itulah sebabnya masih banyak mobil dengan setir kanan, namun posisi tutup tangki bensin yang juga ada di kanan. Kemungkinan besar, mobil tersebut menggunakan arsitektur sasis untuk dipasarkan secara global.