
26 Agu Tanda Ban Sepeda Motor Harus Segera Diganti
Tanda Ban Sepeda Motor Harus Segera Diganti
Fungsi ban di sepeda motor amat vital dan menyangkut dengan keselamatan. Ban berfungsi menyalurkan tenaga mesin ke jalan, melalui friksi dan traksi. Selain menyalurkan tenaga ke jalan, ban juga menjaga sepeda motor agar tidak tergelincir saat digunakan. Untuk itu ban multak harus dalam kondisi yang baik. Berikut akan kami jelaskan tanda ban sepeda motor yang harus diganti, agar kamu tetap aman dan nyaman saat berkendara.
Salah satu indikator ban masih dalam kondisi layak pakai adalah melalui ketebalan kembangan ban. Jika Kembangan ban motor sudah tipis atau bahkan gundul, maka ban sudah sangat tidak layak dipakai dan sangat berbahaya. Lalu bagaimana cara menentukan ketebalan ban ideal yang masih layak dan aman untuk dikendarai? Tenang, begini cara mudahnya untuk mengeceknya.
Cara paling mudah untuk mengecek ketebalan ban adalah dengan melihat thread wear indicator (TWI). Informasi TWI dapat ditemukan pada dinding ban. TWI menggunakan icon berbentuk segitiga. Jika sudah menemukan icon segitiga TWI, tinggal kita tarik garis lurus ke arah telapak ban. Di area segaris dengan segitiga TWI akan ditemukan jendolan kecil pada celah kembangan ban. Jendolan ini berada lebih rendah dari sisi terluar ban.
Jendolan kecil ini lah yang menjadi indikator keausan ban. Jika jendolan kecil itu sudah sejajar dengan bagian luar telapak ban, artinya ban mesti segera diganti. Keausan ban sudah dianggap maksimum oleh produsen ban, sehingga performanya akan jauh berkurang. Misalnya kemampuan cengkraman dan kemampuan membuang air.
Baca Juga : Dampak Pemakaian Ban Vulkanisir
Selain ketebalan ban, kamu juga harus cek kondisi umum dari ban sepeda motor. Parhatikan apakah ada retak atau sobekan di area telapak atau dinding ban. Jika ditemukan retak atau sobekan, ban sebaiknya diganti. Retak atau sobekan akan mengurangi kekuatan struktur ban, sehingga ban jadi rentan pecah saat terkena beban berat atau beban kejut.