10 Feb Salah Satu Jurus Cegah Fuel Dilution
Salah Satu Jurus Cegah Fuel Dilution
Fenomena fuel dilution pada kendaraan boleh dibilang tidak bisa dianggap remeh, akibatnya bisa menimbulkan kerusakan mesin yang cukup signifikan. Kami jabarkan sedikit, fuel dilution adalah kondisi ketika bahan bakar bercampur dengan oli mesin. Penyebabnya bisa berbagai macam, injector bahan bakar rusak, ring piston mulai aus dan seterusnya.
Untuk bisa terhindar dari fenomena ini ada beberapa cara mencegah yang bisa dilakukan, salah satunya perawatan rutin seperti Ganti oli tepat waktu. Agar ganti oli bisa dilakukan tepat waktu, ada beberapa tanda yang bisa menjadi patokan bagi pemilik, sebagai berikut.
Perhatikan Jarak Tempuh Kendaraan
Jarak tempuh kendaraan juga bisa jadi patokan kapan harus mengganti oli. Jarak tempuh yang disarankan untuk motor adalah antara 2.000-4.000 Km. Sedangkan untuk mobil di kisaran 5.000-10.000 Km.
Cek Kartu Pengingat Ganti Oli
Ketika sedang mengganti oli kendaraan di bengkel, biasanya akan diberi kartu pengingat ganti oli. Maka, jika lupa kapan ganti oli, cukup melihat kartu tersebut.
Peringatan Kendaraan untuk Ganti Oli
Kendaraan zaman sekarang sudah didesain lebih canggih, salah satunya yakni tanda peringatan untuk mengganti oli. Tanda ini akan menyala bila tekanan oli dalam mesin kendaraan sudah terlalu rendah.
Cek Tongkat Pengukur Oli Mesin
Salah satu tanda kendaraan sudah harus Ganti oli bisa dilihat dari tongkat pengukur oli mesin. Sebelum memeriksa oli kendaraan, pastikan mesin kendaraan dalam keadaan dingin. Tongkat ini akan memperlihatkan berapa banyak oli yang masih tersedia di kendaraan. Jika sudah di bawah ambang batas, lebih baik langsung datang ke bengkel untuk mengganti oli.
Baca Juga : Apa Itu Fuel Dilution? Dan Apa Hubungan Dengan Oli ?
Perubahan Warna Oli
Salah satu tanda kendaraan harus ganti oli adalah perubahan pada warna oli. Tidak ada salahnya untuk sesekali memeriksa warna oli kendaraan. ketika fisik oli sudah menghitam dan lebih encer, segeralah untuk mengganti oli.