
06 Mar Plus Minus Wrapping Mobil
Plus Minus Wrapping Mobil
Tren wrapping atau melapis mobil dengan stiker, kini semakin banyak ditemukan. Wrapping jadi solusi untuk mengubah tampilan eksterior mobil selain dengan cat. Namun sebelum memutuskan untuk melakukan wrapping di mobil kalian, sebaiknya simak dulu nih poin plus serta minusnya.
Untuk poin plus, wrapping tentu lebih cepat dilakukan ketimbang melakukan cat ulang mobil.
Proses wrapping bisa dilakukan dalam hitungan 1-2 hari bahkan hitungan jam saja. Bandingkan dengan proses cat ulang yang biasanya membutuhkan waktu ideal paling cepat 3-4 hari. Wrapping bodi mobil juga mampu memberikan hasil warna dan tampilan yang lebih konsisten. Beda dengan cat ulang, yang sangat ‘tricky’ pada pengaplikasiannya.
Selain itu, pilihan warna dan motif stiker juga membuat membuat kita lebih leluasa dalam menentukan pilihan. Wrapping mobil pun dianggap sebagai solusi yang lebih murah ketimbang cat ulang. Meskipun wrapping mobil juga bisa lebih mahal dari cat, jika material stiker yang digunakannya jenis premium. Wrapping mobil yang bisa dilepas juga membuat kita dapat dengan mudah menggonta-ganti warna, bahkan mengembalikan bodi mobil ke warna aslinya.
Selain beberapa nilai positifnya, wrapping mobil juga punya sisi negatif lho Bro Deltalube. Yang pertama dan yang paling menjadi perhatian adalah, wrapping mobil dapat mempengaruhi kualitas pernis cat mobil kita. Ketika stiker wrapping di lepas, lapisan pernis berpotensi terkikis dan ikut terbawa stiker wrapping. Lem bekas stiker wrapping yang dilepas juga sangat sulit dibersihkan, apalagi pada bagian bodi yang panas seperti kap mesin.
Baca juga : Agar Cat Mobil Tetap Mengkilap
Kekuatan rekat dan fleksibilitas dari material stiker wrapping juga bisa membuat area sudut atau lekukan jadi tidak rapi terbungkus. Sering ditemui lapisan stiker yang terangkat pada bagian lekukan seperti di handle pintu ataupun spion. Nah dari penjabaran di atas, kalian pilih wrapping atau cat ulang nih Bro Deltalube?