Peredam suara mobil

Terlalu Bising? Gunakan Peredam Suara di Mobil

Bagi sebagian pemilik mobil, kabin yang senyap menjadi salah satu keharusan dalam memilih mobil yang nyaman. Tapi untuk pemilik mobil yang kabinnya tidak senyap, dapat memasang peredam suara yang dijual di bursa aksesori mobil. Dengan cara itu, kabin mobil makin senyap dari bising lingkungan sekitar maupun mesin.

Pemasangan peredam suara di mobil ini lazim dilakukan oleh penggemar audio mobil. Sehingga suara yang dihasilkan sistem audio di mobil tidak terganggu oleh suara bising dari luar.  Pilihan material peredam suara pun tersedia beberapa jenis di pasar.

Material peredam suara yang kerap digunakan adalah aspal. Tak lain karena harganya yang relatif terjangkau. Dengan pemasangan yang mudah, peredam jenis ini dikemas dalam lembaran dan ditempel di lokasi yang disinyalir sebagai jalur masuknya suara dari luar. Semisal di balik cover panel pintu maupun di lantai kabin. Semakin banyak lembar yang digunakan, maka kabin makin senyap. Peredam jenis ini juga tak perlu perawatan.

Baca juga : fitur fitur pada head unit yang terintegrasi dengan smartphone

Di lain sisi, peredam suara jenis aspal memiliki kekurangan dalam hal bobot. Untuk satu lembar peredam aspal memiliki berat sekitar 2 kg. Semakin banyak lembar yang digunakan tentu dapat menambah bobot yang harus ditopang mobil. Hal ini berdampak pada penurunan performa akselerasi maupun konsumsi BBM. Pun begitu dengan engsel pintu yang bekerja lebih berat untuk menopang penambahan bobot.

Material peredam suara lainnya adalah berbahan fiberglass dan gel. Juga dipasang dengan direkatkan, kedua jenis peredam suara ini memiliki bobot yang lebih ringan dibanding peredam suara berbahan aspal. Untuk jenis fiberglass, bobotnya hanya 300-500 gr per lembar. Sedangkan peredam dari gel, bobot per lembarnya 1,4 kg. Tapi harganya relatif lebih mahal dibanding jenis aspal.

Umumnya, peredam suara ini ditempatkan di beberapa lokasi. Seperti di lantai kabin untuk mengurangi bising dari ban, plafon untuk mengurangi bising saat hujan, firewall/dinding antara kabin dan ruang mesin untuk mengurangi bising mesin dan bagasi untuk mengurangi bising knalpot.

Tak ada salahnya penggunaan peredam suara di mobil ini mengkombinasi beberapa jenis material itu. Terutama untuk pemasangan di area pintu dan plafon dapat menggunakan material lebih ringan. Sementara di lantai kabin dan firewall, bisa menggunakan material lebih berat.

Di lain sisi, karena makin banyak jumlah lembar peredam yang dipasang maka kabin makin senyap, ada hal lain yang perlu dipertimbangkan. Yakni dari sisi safety selama berkendara. Pemasangan peredam disarankan tidak sampai membuat penumpang di kabin tak bisa mendengar sepenuhnya suara dari luar. Semisal suara klakson motor atau mobil. Dengan begitu, pengemudi masih bisa mengambil tindakan atau manuver yang diperlukan berdasarkan suara.



WordPress Video Lightbox Plugin