Cara Penggunaan dan Perawatan Helm Saat Musim Hujan

Perawatan Helm Saat Musim Hujan

Cara Penggunaan dan Perawatan Helm Saat Musim Hujan

Musim hujan mulai datang di beberapa wilayah Indonesia. Kondisi hujan tentu membutuhkan penanganan khusus bagi para pengguna sepeda motor. Tidak terkecuali dengan helm, peranti keselamatan wajib berkendara ini juga butuh perlakukan khusus saat musim hujan.

Saat dipakai berkendara hujan, perlu dipastikan helm kedap air. Jika ada kebocoran, air bisa menyusup ke area interior dan membasahi kepala. Air bisa masuk melalui lubang ventilasi dan dari celah visor dan karetnya yang tidak rapat. Pastikan Bro Deltalube menutup ventilasi udara ketika hujan turun. Kalian juga harus setel kerapatan visor ke karet, melalui base plate-nya.

Memang tidak semua helm bisa disetel kerapatan visor-nya, biasanya hanya di helm premium yang bisa disetel. Cara setel base plate bisa beragam tergantung model helm, tapi prinsip umumnya saja saja. Kendurkan baut base plate, turunkan visor sampai bawah, lalu tekan visor ke arah dalam hingga rapat dengan karet. Sambil terus menekan visor ke arah belakang, kencangkan baut base plate. Untuk tes, apakah visor sudah rapat, kita bisa selipkan kertas diantara visor dan karet visor. Jika kertas masih bisa terselip diantaranya, artinya visor masih longgar dengan karet dan air bisa masuk ke dalam.

Jika sehabis terkena air hujan, segera seka air yang menempel pada helm dan visor. Air hujan mengandung zat asam yang tinggi, sehingga bisa membuat cat jadi kusam dan bisa menimbulkan noda permanen pada visor. Bersihkan visor helm menggunakan air yang banyak, lalu seka dengan lap microfiber.

 

untuk Perawatan Helm Saat Musim Hujan, Bro Deltalube bisa berikan wax pada shell helm, agar air tidak mudah menempel. Setelah dipakai hujan, angin-anginkan interior helm agar tetap kering dan tidak lembab. Karena helm pasti akan tetap basah pada interior bagian bawah. Jika helm dibiarkan basah dalam kondisi lama, bisa timbul jamur dan bakteri dalam interior helm. Bakteri dan jamur ini bisa menimbulkan penyakit dermatitis seboroik, yang bikin kulit kepala merah, bersisik, dan terkelupas. Helm yang dibiarkan basah dan lembab, juga akan menimbulkan bau.

Baca Juga : Ini Cara Cuci Helm yang Benar

Salah satu musuh saat berkendara di musim hujan, adalah kabut yang muncul pada visor helm. Kalian bisa semprot cairan anti-kabut pada bagian dalam visor. Kalian juga bisa juga pasang plastik anti-kabut, jika visor helm sudah mendukung fitur tersebut.