kompresi mesin

Penyebab dan Solusi Berubahnya Tekanan Kompresi Mesin Mobil

Waspadai Perubahan Tekanan Kompresi Mesin Mobil

Tekanan kompresi sangat berpengaruh pada performa mesin mobil. Soalnya, tekanan di dalam ruang bakar dapat membuat campuran bahan bakar dan udara semakin mudah terbakar. Tapi ada potensi tekanan kompresi mesin mengalami perubahan. Ketika tekanan kompresi mesin lebih rendah dari standar, maka campuran bahan bakar dan udara lebih sulit terbakar.

Bisa terjadi tekanan kompresi rendah di salah satu silinder bisa menyebabkan misfire dan akselerasi menurun. Saat kompresi rendah di semua silinder, mesin tidak bisa dinyalakan. Kompresi rendah adalah masalah yang perlu segera diselesaikan untuk mencegah kerusakan mesin lebih lanjut. Penurunan tekanan kompresi mesin ini dapat disebabkan beberapa faktor. Simak beberapa faktor utamanya.

Celah katup terlalu rapat

Pada pada saat katup mengalami temperatur yang tinggi maka katup memuai. Bila celah katup terlalu rapat maka tidak ada ruang untuk pemuaian katup. Sehingga walau poros nok tidak menekan rocker arm, katup tidak bisa tertutup rapat.

Katup tidak rapat dengan dudukannya

Ketidakrapatan antara katup dan dudukannya dapat menyebabkan tekanan kompresi mesin turun. Oleh sebab itu, lakukan skir katup yang bertujuan agar katup dapat rapat dengan dudukannya.

Baca Juga : Ini Indikator Mesin Mobil Perlu Overhaul

Ring piston aus

Ring piston lama kelamanan bisa mengalami keausan karena selalu bergesekan dengan dinding silinder. Bila ring piston mengalami keausan dapat menyebabkan terjadinya kebocoran tekanan kompresi mesin.

Gasket kepala silinder rusak

Gasket kepala silinder ini berfungsi sebagai perapat antara kepala dan blok silinder. Bila gasket kepala silinder sudah rusak berakibat terjadinya kebocoran tekanan kompresi. Tekanan kompresi ini bisa bocor melalui celah antara kepala dan blok silinder.

Dudukan busi aus

Busi terletak pada kepala silinder dan kepala busi langsung terhubung dengan ruang bakar mesin. Bila dudukan busi ini mengalami keausan maka dapat menyebabkan tekanan kompresi bocor atau turun, melalui lubang busi karena ada celah.

Besar kecilnya tekanan kompresi dapat diukur menggunakan alat ukur compression tester. Hasil pengukuran tekanan kompresi ini dapat dibandingkan dengan nilai standar untuk diketahui apakah terjadi perubahan atau tidak. Prosedur ini perlu waktu lama. Tapi jika masalahnya ada di blok silinder baret ataupun ring piston aus maka perlu dilakukan turun mesin.

 



WordPress Video Lightbox Plugin