
02 Jan Jangan Anggap Remeh Pelek Jari-jari, Intip Kelebihanannya
Jangan Anggap Remeh Pelek Jari-jari, Intip Kelebihanannya
Dalam dunia “permotoran”, debat antara pelek jari-jari dan pelek alloy bisa dibilang hal yang tak ada habisnya. Meskipun pelek alloy menawarkan tampilan modern dan minim perawatan, pelek jari-jari yang memiliki desain klasik, tetap memiliki keunggulan fungsional yang membuatnya tak tergantikan, terutama untuk kondisi berkendara tertentu. Yuk, kita tengok kelebihan pelek jari-jari dibandingkan dengan pelek alloy.
Tahan Benturan
Pelek jari-jari memiliki kemampuan untuk meredam energi benturan yang jauh lebih baik. Ketika roda menghantam lubang atau bebatuan, jari-jari (spoke) bekerja seperti pegas. Setiap jari-jari sedikit melentur, mendistribusikan beban ke seluruh struktur roda dan meredam kejutan sebelum mencapai frame motor dan pengendara.
Sedangkan pelek alloy adalah struktur solid yang kaku. Ketika menerima benturan keras, ia cenderung retak atau pecah secara keseluruhan terutama pada kecepatan tinggi, atau setidaknya mengalami keretakan mikro yang berbahaya. Pelek jari-jari hanya akan melentur atau jari-jarinya yang putus, yang mana lebih mudah diperbaiki.
Mudah Diperbaiki
Pelek jari-jari terdiri dari tiga komponen utama yakni hub, jari-jari, dan rim (lingkar pelek). Jika pelek bengkok parah atau jari-jari putus, hanya komponen yang rusak yang perlu diganti. Mekanik dapat meluruskan pelek dengan menyetel kekencangan jari-jari.
Sedangkan jika pelek alloy bengkok atau retak, perbaikan sering kali memerlukan proses pengelasan atau peleburan ulang yang kompleks dan mahal. Bahkan ada risiko keamanan jika tidak dilakukan dengan sempurna. Dalam banyak kasus, pelek alloy yang retak parah harus diganti secara keseluruhan, yang jauh lebih mahal.
Lebih Kuat
Desain jari-jari memungkinkan material disebar secara efisien dalam pola segitiga untuk menahan beban. Setiap jari-jari hanya perlu menahan beban tarik atau tension yang relatif ringan, bukan beban kompresi. Hal ini menghasilkan struktur yang sangat kuat dengan material yang minimal.
Meskipun pelek alloy modern semakin ringan, untuk mencapai tingkat kekuatan yang setara dengan pelek jari-jari pada kondisi ekstrem seperti off-road, pelek alloy harus menggunakan material yang jauh lebih banyak, yang pada akhirnya menambah bobot.
Baca Juga : Bahaya Mengintai Bila Pelek Motor Peyang Tidak Diganti
Pelek alloy memang unggul dalam penampilan, aplikasi tubeless (tanpa ban dalam) dan minimnya perawatan. Namun pelek jari-jari tetap menjadi pilihan utama untuk motor yang sering melalui medan berat, off-road, atau membutuhkan ketahanan benturan maksimal. Fleksibilitasnya dalam meredam benturan dan kemudahannya untuk diperbaiki di lokasi membuatnya tak tertandingi di medan berat.