
31 Des Mobil Jarang Dipakai, Perawatan Tak Boleh Kendur
Mobil Jarang Dipakai, Perawatan Tak Boleh Kendur
Satu hal yang perlu dipahami pemilik, bahwa mobil yang lebih sering parkir di garasi bukan berarti perawatan boleh kendur. Sebab, faktanya mobil yang jarang dipakai justru berisiko mengalami kerusakan mekanis lebih cepat jika tidak dirawat dengan benar. Agar kondisi mobil tetap prima walau jarang dipakai, kami akan berbagi sedikit tips untuk perawatannya.
Perhatikan Kondisi Aki
Aki merupakan komponen yang paling cepat bermasalah saat mobil tidak digunakan. Meskipun mesin mati, sistem alarm dan komputer mobil tetap menyedot daya listrik walau dalam jumlah kecil. Panaskan mesin secara rutin dengan menghdupkan mesin setidaknya 2-3 kali seminggu selama 10–15 menit. Langkah ini membantu alternator mengisi kembali daya aki. Jika mobil akan ditinggal dalam waktu sangat lama misalnya lebih dari sebulan, pertimbangkan menggunakan charger otomatis (trickle charger) yang menjaga tegangan aki tetap stabil. Sebagai opsi terakhir, lepas kabel terminal negatif aki untuk mencegah pengosongan daya total.
Jaga Kondisi Ban
Ban yang menahan beban mobil di titik yang sama dalam waktu lama bisa mengalami “Flat Spot”, yaitu kondisi di mana permukaan ban menjadi rata dan tidak bulat sempurna. Ada beberapa cara yang bisa dilakuan, salah satunya majukan atau mundurkan mobil saat memanaskan mesin. Gerakkan mobil maju-mundur sejauh beberapa meter agar titik tumpu beban pada ban berpindah. Naikkan tekanan angin sekitar 3–5 PSI di atas standar pabrikan untuk membantu ban mempertahankan bentuknya. Jika memungkinkan, gunakan jack stand untuk mengangkat mobil sehingga ban tidak menyentuh lantai sama sekali.
Perawatan Sistem Rem
Cakram rem yang terpapar kelembapan udara dapat berkarat dengan cepat. Jika rem tangan terus ditarik, kampas rem berisiko lengket pada piringan atau tromol. Jika parkir di permukaan rata, gunakan ganjal ban sebagai pengganti rem tangan untuk mencegah kampas rem macet. Saat mesin menyala, injak pedal rem beberapa kali untuk memastikan piston rem tetap bergerak lancar.
Manajemen Bahan Bakar dan Cairan
Bahan bakar yang mengendap terlalu lama di dalam tangki dapat mengalami oksidasi dan membentuk endapan lumpur yang menyumbat injektor. Selain itu, langkah bijak yang bisa ditempuh adalah mengisi tangki bahan bakar hingga penuh. Tangki yang penuh meminimalisir ruang kosong, sehingga mengurangi risiko kondensasi air di dalam tangki yang memicu karat.
Meski tidak dipakai, oli mesin tetap mengalami degradasi kimiawi seiring waktu. Pastikan untuk tetap mengganti oli berdasarkan waktu yakni setiap 6 bulan, meskipun kilometer penggantian belum tercapai.
Baca Juga : Cara Merawat Mobil yang Sering Diparkir di Luar Garasi
Jaga Kebersihan Interior dan Eksterior
Mobil yang diam menjadi magnet bagi debu, jamur hingga hewan pengerat seperti tikus. Ada baiknya cuci dahulu sebelum disimpan. Kotoran burung atau getah pohon yang menempel lama dapat merusak lapisan cat secara permanen. Gunakan sarung mobil yang memiliki sirkulasi udara baik (breathable) untuk melindungi dari debu dan sinar matahari.
Tikus sangat suka menggigit kabel mobil. Gunakan wewangian pengusir tikus atau kapur barus di sekitar area mesin. Letakkan juga silica gel atau penyerap kelembapan di dalam kabin untuk mencegah tumbuhnya jamur pada jok dan plafon.