mobil parkir

Efek Mobil Jarang Digunakan

Ragam Dampak Mobil Jarang Digunakan

Banyak pemilik mobil yang beranggapan kalau mobil jarang digunakan, onderdil lebih awet dan umur pakai makin lama. Tapi anggapan itu bisa saja salah. Karena terlalu lama mobil tidak digunakan, tentu jarang dilakukan pengecekan dan perawatan, sehingga rentan terjadi beberapa kerusakan.

Kerusakan mobil yang jarang digunakan beragam. Mulai dari aki tekor sehingga mesin tidak bisa distarter, permukaan ban tidak rata, hingga kerusakan kaki-kaki.

Nah, apa saja dampak dan kerugian bila mobil jarang digunakan, berikut ulasannya.

Aki tekor

Kerusakan yang sering terjadi saat mobil jarang digunakan adalah aki menjadi lemah. Hal ini akibat tidak adanya siklus pengisian ulang yang biasa terjadi saat mesin hidup atau saat berjalan.

Hal ini terjadi jika mobil lama tidak digunakan dan dengan kondisi aki tersambung dengan sistem kelistrikan. Untuk menghindari aki tekor, sebaiknya lepas aki agar aki tetap awet meskipun tidak digunakan untuk waktu lama.

Ban cepat rusak

Karena mobil jarang digunakan posisinya juga tak berubah, sehingga muncul flat spot pada ban. Yaitu salah satu permukaan tapak ban cenderung datar karena terus menerus menjadi titik tumpu kendaraan. Selain itu, sedikit demi sedikit ban kempis, sisi ban bagian bawah yang sudah kempis ini jadi kaku atau mengeras.

Jika ban sudah lama kempis ini dipompa, permukaan tapaknya tidak lagi bulat dan putarannya jadi tidak mulus. Jadi, bila meninggalkan mobil dalam waktu yang lama, sebaiknya mobil didongkrak dan disangga dengan jack stand atau sejenisnya, sehingga ban terangkat bebas.

Baca Juga : Menghadapi Ban Mobil Pecah Tiba-tiba

Kerusakan rem

Mobil yang jarang digunakan umumnya mengalami masalah pada sistem pengereman lantaran saat mobil diparkir, kondisi rem parkir aktif. Cakram berkarat, kampas rem lengket, termasuk piston serta pen kalipernya, akibat jarang bergerak atau digunakan.

Bila mobil digunakan kembali, pedal rem bergetar saat direm akibat adanya karat yang menempel di disc brake. Bahkan rem malah tidak berfungsi akibat piston rem macet.

Karet wiper getas

Saat mobil jarang digunakan, otomatis karet wiper juga tidak digunakan. Hal ini membuat karet wiper mengeras (getas) sehingga fungsinya untuk menyeka air tidak optimal lagi.

Agar hal ini tidak terjadi, antisipasinya cukup mengganjal karet wiper dengan busa atau kain, agar tidak menempel langsung ke kaca mobil.

Kerusakan kaki-kaki

Kondisi kaki-kaki berkarat dan macet jadi masalah berikutnya. Sebut saja ball joint ataupun join steer kemudi mobil macet dan berkarat akibat tidak pernah digerakan. Tentu berimbas pada kenyamanan dan kestabilan dalam berkendara.

Nah, agar dampak buruk tidak terjadi saat mobil jarang digunakan, usahakan minimal 2 minggu sekali memanaskan mesin dan jalankan mobil. Sehingga aki bisa terisi dan beragam komponen mobil bisa bergerak.



WordPress Video Lightbox Plugin