
11 Mar Ciri Speedometer Mobil Bekas Pernah di Reset yang Jarang Diketahui
Ciri Speedometer Mobil Bekas Pernah di Reset yang Jarang Diketahui
Salah satu acuan yang paling penting dalam membeli mobil bekas, adalah jumlah kilometer mobil. Semakin rendah odometer mobil, semakin tinggi pula harganya. Mengapa demikian? Logika umumnya, semakin rendah kilometer mobil, semakin minim pula risiko kerusakan pada mobil. Mobil dengan kilometer rendah, artinya masih jarang dipakai. Ketika mobil jarang dipakai, tentunya komponen mobil masih minim potensi kerusakan akibat “wear and tear”.
Atas dasar itu, kini makin marak oknum penjual mobil bekas curang yang mengakali jumlah kilometer mobil. Mobil dengan kilometer tinggi, disulap seolah-olah masih minim pemakaian dengan kilometer yang rendah. Trik reset speedometer ini marak dilakukan, dan dengan cara yang makin canggih. Jika kita tidak teliti, kita bisa tertipu dan percaya bahwa mobil ini masih punya kilometer rendah. Untuk mencegah kita tertipu kilometer mobil yang direset, yuk simak cara berikut ini.
Pada mobil tua yang masih pakai odometer analog, kita bisa perhatikan deretan angka pada odometernya. Jika sudah direset, biasanya deretan angkanya sudah tidak simetris lagi. Jika ditemukan ada 1 atau beberapa digit angka yang tidak sama rata dengan yang lain, kita patut curiga sudah direset kilometernya. Namun untuk mobil modern dengan odometer digital, caranya lebih rumit lagi.
Di mobil modern, kita tidak bisa berpatokan dari odomoternya. Kita harus perhatikan bagian lain yang bisa mengindikasikan mobil sering dipakai. Jika mobil kilometer tinggi, pasti ada beberapa komponen yang aus pemakaian. Misalnya karet pedal gas, karet tuas persneling, handle rem parkir, dan juga kulit setir. Jika di komponen tersebut terlihat aus, dapat dipastikan kilometernya tinggi karena sering dipakai. Jika kilometer yang tercatat di odometer tidak masuk akal, sebaiknya urungkan niat meminang mobil tersebut.
Baca Juga : Inilah 6 Tanda Bahwa Anda Harus Ganti Oli
Cara lain yang bisa dilakukan adalah melihat catatan servisnya di buku servis. Jika jumlah kilometer di catatan servis terakhir tidak wajar dengan kilometer saat ini, itu sangat berpotensi sudah direset speedometernya. Cara terakhir bisa ajak mekanik professional untuk mengecek mobil menggunakan scanner. Meskipun cara ini tidak bisa 100% bisa mengungkap kilometer asli mobil, setidaknya kita jadi tahu riwayat kerusakan atau malfungsi di unit mobil tersebut.