power steering

Cara Tepat Merawat Power Steering

Cara Tepat Merawat Power Steering

Power steering merupakan salah satu komponen mobil yang bekerja pada sistem kemudi. Fungsi power steering untuk meringankan pengemudi saat membelokkan kemudi sebuah mobil. Selain memberikan kenyamanan pada saat mengemudi, power steering ini juga memberikan keamanan dalam perjalanan.

Seperti komponen lainnya, power steering juga membutuhkan perawatan agar kondisinya tetap prima dan berfungsi dengan baik. Namun, tidak semua pengemudi mobil memahami bahwa merawat power steering diawali dari cara mengemudi yang benar dan tepat. Kelalaian dalam menggunakannya dapat memperpendek umur dan menyebabkan kerusakan.

Nah, agar umur power steering mobil lebih awet, ada beberapa cara yang perlu dilakukan untuk merawat power steering.

Baca Juga : Sebagai Pemilik Mobil, Anda Wajib Tahu 5 Macam Oli Berikut!

 

Hindari jalan rusak dan berlubang

Merawat power steering dengan mudah adalah dengan menghindari jalan rusak ataupun berlubang. Tapi jika memang tidak ada jalan lain yang bisa ditempuh, maka usahakan melewatinya dengan perlahan.

Power steering akan cepat rusak bila mobil dikendarai dengan cara ugal-ugalan. Terjadinya guncangan atau entakan yang keras pada as kemudi, bisa dengan mudah merusak komponen power steering.

Hindari ban berbelok saat parkir

Hal ini kerap dilakukan pengemudi mobil yang memarkirkan mobil dalam keadaan ban yang berbelok atau tidak lurus. Jika hal seperti ini dilakukan secara terus menerus, akibatnya komponen power steering dan ball joint cepat rusak atau umurnya pendek.

Hindari menerjang banjir

Melewati jalan yang sedang banjir bisa membuat power steering cepat rusak. Bahkan komponen-komponen lainnya kemungkinan besar juga akan mengalami kerusakan apabila melewati banjir yang cukup tinggi.

Hal ini karena power steering merupakan komponen kelistrikan yang ditempatkan tepat di as setir, sejajar dengan as roda. Sehingga pada saat melewati genangan banjir, tentunya komponen ini mudah terkena air. Jika komponen ini basah, bisa menyebabkan kerusakan.

Hindari memutar kemudi dengan cepat

Pada saat memutar kemudi mobil, sebaiknya dilakukan dalam kecepatan putar pelan hingga sedang. Hindari melakukan putaran kemudi dengan sangat cepat. Pada saat akan belok, lebih baik mengurangi kecepatan terlebih dahulu sebelum kendaraan belok. Sistem hidraulis yang digunakan secara perlahan ketika mengemudi, membuat komponen power steering lebih awet dan tahan lama.

Hindari memutar setir penuh pada waktu yang lama

Cara lain untuk merawat power steering adalah dengan menghindari kebiasaan memutar setir hingga penuh dalam jangka waktu relatif lama. Hal ini membuat tekanan pada power steering menjadi maksimum, sehingga menyebabkan kinerja mesin menjadi berat dan penggunaan bahan bakar menjadi boros.

Ingat usia pakai power steering

Power steering memiliki batas usia pakai sekitar 5 tahun. Apabila sudah mencapai usia itu, sudah waktunya untuk diganti. Jangan sampai menunda atau menunggu hingga rusak dulu baru diganti. Sebab hal itu bisa berisiko bagi keselamatan berkendara.



WordPress Video Lightbox Plugin