Benarkah-Suhu-dan-Iklim-Mempengaruhi-Performa-Mobil-oli-mobil-bagus

Benarkah Suhu dan Iklim Mempengaruhi Performa Mobil?

Sumber gambar : carspec2017

Bagi Anda yang sudah biasa mengendarai mobil sehari-hari sepanjang tahun, Anda pasti pernah merasakan adanya perbedaan performa pada kendaraan Anda saat musim kemarau dan musim penghujan. Kendaraan Anda bisa saja mengalami penurunan performa ketika musim panas dan sebaliknya pada musim penghujan, performa kendaraan Anda bisa saja menjadi lebih baik. Loh, bagaimana bisa?

Jika Anda pernah merasakan hal tersebut terjadi kepada kendaraan Anda, tenang saja karena Anda tidak sedang berhalusinasi. Hal tersebut memang wajar saja terjadi. Karena, faktanya suhu dan iklim memang memberikan pengaruh terhadap performa mesin kendaraan Anda baik itu dalam skala besar maupun skala kecil. Ternyata, ada fakta ‘sains’ dibalik hal itu semua. Lalu, bagaimana sebenarnya suhu dan iklim dapat mempengaruhi performa mobil?

Suhu dan iklim dapat mempengaruhi performa mobil dalam beberapa keadaan:

 

  • Suhu yang lebih tinggi

 

Suhu yang tinggi disertai penggunaan mobil secara berlebihan ternyata dapat mempengaruhi performa mesin. Mesin mobil memang pada umumnya didesain agar mampu bertahan pada suhu yang begitu tinggi. Namun, ketahanan ini memang ada batasnya.

Jika panas yang dialami pada mesin melampaui batas suhu yang dapat di terima oleh mesin, kerusakan yang disebabkan oleh overheating bisa saja terjadi. Apalagi jika kendaraan mobil Anda menggunakan cat berwarna gelap yang dapat menyerap lebih panas, kemungkinan terjadinya overheating pada mesin akan jadi lebih tinggi.

 

  • Suhu yang lebih rendah.

 

Pada suhu yang lebih rendah atau lebih dingin, udara memiliki molekul yang lebih padat, sehingga udara membawa lebih banyak oksigen ketimbang saat udara sedang panas. Semakin banyak jumlah oksigen yang masuk kedalam silinder mesin, semakin banyak bahan bakar yang dapat diproses menjadi energi. Namun, hal ini memang dapat menyebabkan lebih banyaknya bensin yang digunakan, dengan kata lain; lebih boros.

 

  • Suhu mempengaruhi aki mobil

 

Ternyata, suhu yang berbeda dapat memberikan dampak yang berbeda pula terhadap aki mobil. Pada suhu lebih tinggi, biasanya aktivitas kimiawi dapat terjadi lebih cepat dan menyebabkan korosi lebih banyak pada sel batere, sehingga jangka hidup aki mobil biasanya lebih pendek dibanding saat musim dingin.  Jika terlalu panas, aki bisa mengalami kerusakan dan harus diganti.

Saat cuaca lebih dingin, aki yang memiliki daya yang tinggal sedikit bisa membeku pada suhu -1°C, yang bisa menyebabkan kerusakan total pada sel batere dalam aki. Namun, Anda tidak perlu begitu khawatir jika Anda tidak tinggal di bagian Indonesia yang tidak memiliki suhu cenderung tinggi maupun rendah karena aki hanya akan rusak pada suhu yang benar-benar ekstrim.

 

  • Oli yang tidak tahan panas maupun dingin

 

Oli yang tidak didesain khusus untuk penggunaan di negara tropis dapat pula menjadi faktor penyebab penurunan performa pada kendaraan. Oli Deltalube dirancang khusus untuk penggunaan kendaraan baik mobil maupun motor pada negara-negara tropis, sehingga Anda juga perlu pertimbangkan poin yang salah satu ini demi menjaga performa mesin Anda tetap stabil.

Pada beberapa kasus pula, coolant mobil yang habis dapat berpengaruh pada performa mesin karena coolant bekerja untuk menurunkan titik beku dan menaikkan titik didih likuid kendaraan Anda. Fakta-fakta tersebut bisa atau bahkan perlu Anda pertimbangkan supaya Anda bisa mengontrol performa dan keadaan mesin kendaraan Anda.

Klik link berikut ini ini untuk mengetahui oli Deltalube apa yang cocok untuk kendaraan Anda!

Oil Selector

 



WordPress Video Lightbox Plugin