Bagaimana Air dapat Menyebabkan Kegagalan pada Bearing

Bagaimana Air dapat Menyebabkan Kegagalan pada Bearing

Bagaimana Air dapat Menyebabkan Kegagalan pada Bearing

Air adalah salah satu kontaminan paling merusak bagi bearing elemen gelinding (rolling element bearings). Kandungan air yang sangat kecil, bahkan kurang dari 500 ppm, sudah cukup untuk mempersingkat masa pakai bearing secara signifikan. Berikut adalah 9 cara utama air merusak sistem pelumasan dan memicu kegagalan bearing:

Fraktur Akibat Hidrogen (Hydrogen-induced Fractures): Air masuk ke retakan mikro akibat kelelahan (fatigue) melalu gaya kapiler. Di dalam celah tersebut, air terurai dan melepaskan atom hidrogen yang mempercepat perambatan retakan dan patahan.

Korosi: Keberadaan air memicu karat dan memperkuat potensi korosi asam. Permukaan yang terkorosi akan merusak lapisan film oli industri elastohydrodynamic (EHD) yang krusial untuk mencegah keausan.

Oksidasi: Air bersama suhu tinggi dan partikel logam mempercepat habisnya zat antioksidan dalam oli industri. Oksidasi ini menghasilkan asam korosif, lumpur (sludge), pernis, dan menyumbat aliran oli industri.

Penyusutan Aditif (Additive Depletion): Air dapat menghidrolisis, menggumpalkan, atau mencuci aditif penting seperti aditif antiwear (AW), tekanan ekstrem (EP), penghambat karat, dan demulsifier.

Penyumbatan Aliran Oli Industri: Air yang bersifat polar mengikat kotoran lain untuk membentuk gumpalan lumpur dan emulsi yang menyumbat saluran oli industri, menyebabkan bearing kekurangan pelumas (starvation).

Aerasi dan Busa: Kandungan air sekitar 1.000 ppm dapat menurunkan tegangan antarmuka pelumas, memicu busa dan gelembung udara yang melemahkan lapisan oli industri serta menyebabkan kavitasi.

Kekuatan Lapisan Film Melemah: Air memiliki viskositas sangat rendah (1 cSt) yang tidak berubah meski di bawah tekanan tinggi. Akibatnya, lapisan film pelumas runtuh, memicu kontak langsung antar-permukaan yang menyebabkan retakan dan bopeng.

Kontaminasi Mikroba: Air mendorong pertumbuhan jamur dan bakteri yang membentuk biomassa tebal penyumbat filter serta bersifat korosif.

Pencucian Air (Water Washing): Pada bearing yang menggunakan grease, kontaminasi air dapat melunakkan konsistensi grease hingga mengalir keluar atau tercuci dari bearing.

Baca Juga : Bagaimana Termografi Dapat Mengidentifikasi Masalah Bearing

Solusi Proaktif

Langkah pencegahan terbaik adalah taktik eksklusi kontaminan untuk mencegah air masuk sejak awal. Biaya untuk mengeluarkan air dan memperbaiki kerusakan jauh lebih besar daripada investasi untuk menyegel sistem pelumasan agar tetap kering.