
14 Agu Apa Itu HTHS pada Oli Mesin dan Kenapa Penting untuk Perlindungan Mesin?
Apa Itu HTHS pada Oli Mesin dan Kenapa Penting untuk Perlindungan Mesin?
Saat memilih oli mesin, sebagian besar pemilik kendaraan hanya berfokus pada angka viskositas SAE (seperti 0W-20, 5W-30, atau 10W-40) serta sertifikasi API atau ACEA. Padahal, ada satu parameter teknis yang sangat krusial dalam menentukan seberapa tangguh oli melindungi komponen vital saat bekerja keras yaitu HTHS.
Apa Itu HTHS?
HTHS adalah singkatan dari High Temperature High Shear. Parameter ini mengukur viskositas dinamik (ketahanan aliran) oli mesin pada kondisi suhu tinggi dan tekanan geser (shear) yang sangat ekstrem. Pengujian HTHS mensimulasikan kondisi paling berat di dalam mesin:
Pengetesan Suhu Tinggi (150°C): Mewakili suhu operasional pada komponen panas seperti dinding silinder, crankshaft bearing, dan ring piston.
Pengetesan Tekanan Geser Tinggi: Mewakili kecepatan geseran mekanis tinggi antara dua permukaan logam yang bergerak berlawanan dengan celah sangat sempit.
Perbedaan Viskositas Kinematik (100°C) dan HTHS (150°C)
Banyak yang mengira viskositas SAE (misalnya “30” pada 5W-30) sudah cukup mewakili ketebalan oli. Padahal, pengukuran viskositas standar berbeda mendasar dari HTHS.
Viskositas kinematik diukur pada suhu 100°C tanpa tekanan geser (low shear). Ini menggambarkan bagaimana oli mengalir dalam kondisi operasi normal. Sedangkan viskositas HTHS: Diukur pada suhu 150°C di bawah tekanan geser mekanis ekstrem. Ini menggambarkan ketahanan lapisan film oli, saat komponen mesin ditumbuk beban berat.
Kenapa HTHS Sangat Penting untuk Perlindungan Mesin?
1. Mencegah Kontak Logam dengan Logam
Di area seperti piston ring, connecting rod bearing, dan camshaft lobe, celah antar-logam sangat tipis (hanya hitungan mikron). Jika nilai HTHS oli terlalu rendah untuk desain mesin tersebut, beban geser dan panas tinggi akan merusak lapisan film oli. Akibatnya terjadi kontak langsung antar-logam yang memicu keausan, goresan, hingga bearing menjadi macet.
2. Mengatasi Shear Thinning
Oli modern menggunakan aditif Viscosity Index Improver (VII) berupa molekul polimer. Saat menerima gesekan ekstrem. Molekul polimer sejajar sementara mengikuti arah aliran, membuat oli terlihat lebih encer di bawah tekanan geser. Nilai HTHS menentukan seberapa tebal oli saat fenomena ini terjadi. Oli dengan HTHS stabil tahan terhadap penurunan viskositas jangka panjang.
Baca Juga : Alasan Kestabilan Oli Juga Penting Jadi Pertimbangan
3. Menjaga Kompresi dan Perlindungan Turbocharger
Mesin berbahan bakar bensin/diesel modern bermesin turbocharger atau direct injection menghasilkan tekanan ruang bakar yang sangat tinggi. Nilai HTHS yang cukup, akan memastikan ikatan oli di sekitar ring piston tidak pecah, menjaga kompresi tetap padat dan mencegah gas hasil pembakaran masuk ke ruang crankcase.