Cari Kami
AKI BASAH ATAU KERING

AKI BASAH ATAU KERING, MANA YANG LEBIH BAIK?

Aki basah atau kering ? Setiap masing-masing jenis aki memiliki kelebihan dan kekurangan.

Aki (accu) atau baterai pada kendaraan terbagi jadi dua jenis. Di pasaran, istilah yang digunakan adalah aki basah dan kering. Tapi secara fungsi, aki adalah komponen penting untuk beroperasinya sistem kelistrikan. Aki menyuplai daya listrik yang dibutuhkan berbagai peranti elektronik di motor.

Sepintas bentuk kedua jenis aki ini mirip. Tapi perbedaan yang mencolok ada pada bahan yang digunakan untuk merendam sel aki. Jika pada aki basah menggunakan cairan, pada aki kering menggunakan gel untuk merendam sel aki.

Sementara soal kualitas, aki kering atau aki basah tidak berbeda. Tapi masing-masing jenis aki memiliki kelebihan dan kekurangan.

Aki basah menggunakan cairan elektrolit atau asal sulfat yang lebih cepat menguap karena panas, akibat penggunaan maupun suhu lingkungan yang ekstrem. Aki jenis ini memerlukan perawatan rutin agar kinerjanya tetap optimal, berupa pemeriksaan volume cairan.

Baca juga : 5 tanda aki mobil anda bermasalah

Normalnya, wadah aki basah adalah transparan dan tersedia garis penanda batas maksimum dan minimum air aki. Tanda ini menjadi patokan apakah cairan elektrolit perlu diisi ulang atau tidak.

Biasanya pengecekan ini dilakukan tiap dua bulan sekali. Tapi untuk motor dengan mobilitas tinggi, pengecekan dilakukan lebih dini.

Jika lama tidak diperiksa dan diisi ulang, sel aki yang tidak terendam cairan bisa mengalami korosi. Mengakibatkan sel aki cepat rusak. Salah satu nilai tambah aki basah adalah harganya yang lebih terjangkau.

Di lain sisi, aki kering dikemas dengan wadah tidak transparan dan menggunakan gel yang berfungsi merendam sel-sel aki. Karena berbentuk gel, potensi penguapannya sangat kecil dan tidak tumpah saat mengalami guncangan.

Karena alasan itulah aki kering sering disebut maintenance free (bebas perawatan). Penggunanya tidak perlu sering mengecek kondisi aki. Tapi karena teknologi itu, harga aki kering relatif lebih mahal dari aki basah.

Nah, Anda dapat menyesuaikan budget saat memilih aki untuk motor. Jika memiliki dana lebih, bisa memilih aki kering agar tak lagi direpotkan dengan ritual perawatan. Soal usia pemakaian, baik aki basah maupun kering tidak berbeda jauh. Kisarannya 1,5-2 tahun untuk pemakaian normal sehari-hari dengan catatan perawatan dilakukan teratur untuk aki basah.



WordPress Video Lightbox Plugin