V-Belt Motor Matic Aftermarket Vs OEM

V-Belt Motor Matic Aftermarket Vs OEM

V-Belt Motor Matic Aftermarket Vs OEM, Mana Lebih Awet?

Saat ini motor dengan genre matic sedang menjadi primadona, tak heran para produsen berlomba-lomba mengembangkan produknya. Bukan cuma di perkotaan saja, bahkan sampai di daerah yang berbukit motor matic masih bisa jadi andalan. Kepraktisan yang ditawarkan motor matic memang sangat menggiurkan para calon konsumen.

Untuk sebuah motor matic, CVT (Continuously Variable Transmission) menjadi bagian yang sangat penting. Di dalamnya terdapat komponen V-belt. Fungsinya bisa dibilang mirip dengan rantai pada motor bebek. Namun, V-belt terbuat dari karet yang berbentuk seperti sabuk. Saat kinerja V-belt sudah menurun, biasanya ditandai dengan munculnya suara berisik dari dalam CVT. Bila gejala itu muncul, artinya V-belt minta diganti.

V-belt motor matic yang ada di pasaran sangat beragam, lagi-lagi kami menggolongkan menjadi dua yakni OEM dan aftermarket. Pertanyaannya, apakah V-belt aftermarket sama awet dibandingkan dengan versi OEM?

Secara kualitas, V-belt OEM memang tidak akan diragukan lagi. Yang dijual di pasaran sudah pasti sama dengan yang terpasang di motor Anda. Produk OEM dirancang dengan ukuran khusus Panjang dan lebarnya. Biasanya terbuat dari bahan Chrolopene Rubber (CR). Umumnya bisa dipakai sampai 20.000 Km.

Beralih ke V-belt aftermarket, kelebihannya adalah harga yang ditawarkan memang sangat beragam. Tergantung merek dan bahan yang digunakan. Balik lagi ke “ada harga, ada rupa”, bila ditebus dengan harga murah, jangan berharap mendapatkan kualitas di atas produk OEM. Malah produk yang ditawarkan dengan harga murah kerap tidak presisi. Bila terjadi selisih ukuran 0,5 mm saja bisa mempengaruhi kinerja CVT.

Ada juga produk V-belt yang menawarkan daya tahan di atas produk OEM.

Beberapa merek ternama menawarkan keungglan dari bahan yang dipakai. Seperti Etyhlene Propylene Diane Rubber (EPDM) yang digadang-gadang punya usia pakai 25.000-30.000 Km. Namun jangan kaget dengan harga yang ditawarkan, hampir pasti lebih tinggi dari produk OEM. Terlebih, merek yang menawarkan sudah wara-wiri di dunia balap motor matic, yang artinya produk tersebut sudah teruji pada performa tertinggi sekalipun.

Jadi dalam memilik produk V-belt aftermarket memang butuh kebijaksanaan. Bila ingin harga murah, diharapkan tidak menuntut lebih. Sedangkan untuk yang menginginkan kualitas di atas rata-rata, harus berani merogoh kocek lebih dalam.

Baca Juga : Kebiasaan Ini Bikin Cepat Rusak Motor Matik

Namun bila Anda tidak memiliki cukup informasi untuk produk-produk aftermarket, disarankan lebih memilih produk OEM yang sudah terjamin kualitasnya. Dari segi harga, produk OEM juga lebih seragam.