Jangan Sepelekan Ini Efek Buruk Menaruh Helm di Spion Motor

Jangan Sepelekan, Ini Efek Buruk Menaruh Helm di Spion Motor

Jangan Sepelekan, Ini Efek Buruk Menaruh Helm di Spion Motor

Helm adalah piranti keselamatan wajib saat berkendara sepeda motor. Setelah selesai berkendara, terkadang kita sering menaruh helm di spion motor. Alasan utamanya adalah praktis dan helm tidak mudah jatuh. Namun tahukah kamu bahwa menaruh helm di spion motor punya dampak negatif. Yuk simak selengkapnya.

Dampak buruk pertama adalah merusak EPS (Expandable Polystyrene) atau yang sering kita kenal sebagai styrofoam. Helm terdiri dari 3 lapisan utama. Pertama adalah shell atau batok helm sebagai bagian terluar. Kemudian ada lapisan EPS di bagian kedua. Terakhir adalah busa yang bersentuhan langsung dengan kulit kepala kita.

Nah, lapisan EPS inilah yang berfungsi untuk meredam benturan. Bukan busanya ya. Saat kita menaruh helm di spion motor, ujung spion yang runcing akan memberikan tekanan lebih ke EPS. Lama kelamaan, EPS bisa jadi penyok dan tidak bisa lagi memberikan peredaman optimal saat terjadi benturan.

Baca Juga : Perawatan Helm Saat Musim Hujan

Dampak buruk selanjutnya adalah, merusak spion motor. Bobot helm umumnya berada di atas satu kilogram. Jika beban ini diberikan ke spion motor secara terus-menerus, maka akan merusak spion motor. Bagian joint spion akan aus, sehingga kaca spion jadi mudah kendur. Jadi jangan heran, spion jadi mudah turun meski sudah sering disetel ke posisi yang diinginkan. Sebaiknya taruh helm di jok motor dengan posisi standar tengah, agar tidak mudah jatuh. Kalaupun terpaksa menaruh helm di spion, usahakan tidak dalam waktu yang lama dan terus menerus.