
29 Feb Dampak Negatif Tangki BBM Tidak Pernah Dikuras
Dampak Negatif Tangki BBM Tidak Pernah Dikuras
Layaknya komponen lain pada kendaraan, tangki bahan bakar juga perlu diperhatikan kondisinya. Salah satu perawatan untuk komponen tangki bahan bakar adalah dengan metode kuras. Dengan menguras tangki bahan bakar, endapat deposit kotoran dan air bisa dibersihkan dan mencegah dampak negatif tangki BBM tidak pernah dikuras.
Memang tidak ada acuan spesifik mengenai interval kuras tangki bahan bakar, namun idealnya dapat dilakukan 1 hingga 2 tahun sekali. Kendaraan yang tidak pernah dikuras tangki bahan bakarnya dapat mendatangkan masalah. Problem pertama adalah endapan kotoran dari bahan bakar, yang bisa mengotori filter bahan bakar. Jika filter bahan bakar sudah terlalu kotor, tekanan bahan bakar dari fuel pump bisa jadi lemah. Efeknya mesin tidak bisa hidup dengan normal, bahkan tidak bisa hidup sama sekali.
Selanjutnya adalah endapan air dalam tangki bahan bakar, yang bisa menyebabkan karat.
Berat jenis air yang lebih berat dari minyak, membuat air berada di dasar tangki bahan bakar. Kontak terus menerus antara tangki bahan bakar yang berbahan metal dengan air, bisa menyebabkan karat. Karat yang dibiarkan, bisa menyebabkan kebocoran tangki bahan bakar. Air bisa masuk ke tangki bahan bakar lewat 2 cara. Yang pertama adalah dari masuknya air lewat lubang tangki bahan bakar, dan yang kedua dari kondensasi akibat perbedaan suhu udara dengan suhu di dalam tangki bahan bakar.
Baca juga : Tangki BBM Juga Butuh Perhatian
Bagi kalian pengguna motor sport, perawatan tangki harus lebih sering diperhatikan. Kondisi lubang tangki bahan bakar yang langsung terekspos, membuat air lebih rentan masuk dan menyebabkan kebocoran tangki. Pastikan karet gasket lubang tutup tangki dalam kondisi baik, dan pastikan lubang jalur pembuangan air di area lubang tangki, tidak tersumbat ya Bro Deltalube.