
09 Mar Daftar Bahan Jas Hujan Motor yang Tersedia di Pasaran
Daftar Bahan Jas Hujan Motor yang Tersedia di Pasaran
Karena musim hujan masih lanjut, memilih jas hujan yang tepat merupakan investasi keselamatan dan kenyamanan. Terutama bagi pengendara motor atau pekerja lapangan yang sering terpapar cuaca ekstrem. Di pasaran, jas hujan tidak hanya dibedakan berdasarkan modelnya, tetapi yang paling utama adalah material atau bahan penyusunnya. Yuk, intip sama-sama mengenai berbagai jenis bahan jas hujan yang tersedia di pasaran, lengkap dengan karakteristik, kelebihan, dan kekurangannya.
Bahan PVC (Polyvinyl Chloride)
PVC merupakan bahan yang paling umum dan mudah ditemukan. Sering disebut sebagai jas hujan “plastik tebal”. Bahan ini punya karakteristik bertekstur licin, kedap air sepenuhnya, dan biasanya sambungannya menggunakan sistem press (pemanasan) bukan jahitan.
Kelebihan:
- 100% Waterproof: Benar-benar menolak air.
- Harga Ekonomis: Paling ramah di kantong.
- Mudah Dibersihkan: Cukup disiram air dan dilap, kotoran langsung hilang.
Kekurangan:
- Tidak Bernapas: Sangat gerah karena panas tubuh terperangkap di dalam.
- Kaku: Cenderung mengeras jika cuaca sangat dingin dan bisa pecah/retak seiring waktu.
Bahan Karet (Rubber)
Jas hujan karet sering dianggap sebagai “standar tertinggi” bagi pengendara motor harian di Indonesia karena ketangguhannya.Memiliki karakteristik tebal, lentur (elastis), dan memiliki bobot yang cukup berat.
Kelebihan:
- Sangat Awet: Tidak mudah sobek meski terkena tarikan kuat.
- Tanpa Jahitan: Biasanya menggunakan teknik full press, sehingga risiko rembes di sela-sela sangat minim.
- Proteksi Maksimal: Sangat efektif menahan hujan badai yang sangat deras.
Kekurangan:
- Berat: Membebani bahu jika dipakai dalam waktu lama.
- Panas: Mirip PVC, sirkulasi udara di dalamnya hampir nol.
- Bau: Memiliki aroma karet yang khas yang terkadang mengganggu.
Bahan Parasut (Nylon)
Bahan ini sering digunakan untuk jas hujan yang mengedepankan kepraktisan karena sifatnya yang tipis. Karakternya lembut, sangat ringan, dan biasanya memiliki lapisan coating anti-air di bagian dalamnya.
Kelebihan:
- Sangat Ringan: Mudah dilipat menjadi ukuran kecil, cocok disimpan di bagasi motor yang sempit.
- Cepat Kering: Karena tipis, ia tidak menyimpan air dalam waktu lama.
Kekurangan:
- Risiko Rembes: Karena menggunakan jahitan, air bisa masuk melalui lubang jarum jika tidak dilapisi seam seal (isolasi jahitan).
- Lapisan Mengelupas: Seiring waktu, lapisan anti-air di dalamnya bisa rontok jika sering terlipat kasar.
Bahan Taslan
Taslan adalah bahan sintetis modern yang sering digunakan untuk jas hujan premium atau jaket outdoor (pendaki gunung).Punya karakteristik memiliki efek “daun talas” (air langsung menggelinding jatuh) dan terlihat seperti kain biasa, bukan plastik.
Kelebihan:
- Modis: Bisa digunakan sebagai jaket harian meskipun tidak hujan.
- Nyaman: Jauh lebih adem dibandingkan bahan karet atau PVC.
- Kuat: Tahan terhadap gesekan dan tidak mudah sobek.
Kekurangan:
- Harga Lebih Tinggi: Investasi awalnya cukup mahal.
- Perawatan Khusus: Tidak boleh dicuci dengan deterjen bubuk atau mesin cuci karena bisa merusak serat anti-airnya.
Baca Juga : Sebelum Jalan, Pastikan Benda-benda Ini Ada di Kendaraan
Bahan Gore-Tex
Ini adalah material paling canggih yang memadukan teknologi kedap air dengan sirkulasi udara yang luar biasa. Terdiri dari membran mikroskopis yang lubangnya lebih kecil dari molekul air, tapi lebih besar dari molekul uap keringat.
Kelebihan:
- Breathable: Anda tetap kering dari hujan tapi tidak basah oleh keringat sendiri.
- Performa Ekstrem: Standar internasional untuk pendaki gunung dan pekerja profesional.
Kekurangan:
- Sangat Mahal: Biasanya hanya ditemukan di merek-merek perlengkapan petualangan ternama.