Cara Air Masuk ke Mesin Mobil Bikin Water Hammer

Cara Air Masuk ke Mesin Mobil, Bikin Water Hammer

Cara Air Masuk ke Mesin Mobil, Bikin Water Hammer

Mesin mobil sejatinya adalah sebuah wadah kedap udara yang bekerja menggunakan prinsip tata udara dan pembakaran internal. Dalam kondisi normal, hanya udara bersih dan bahan bakar yang boleh masuk ke dalam ruang bakar. Namun, dalam situasi tertentu seperti menerjang banjir atau mencuci mesin dengan cara yang salah air bisa menyelinap masuk dan menyebabkan water hammer. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Mari kita bedah jalurnya secara mendetail.

Jalur paling umum bagi air untuk masuk ke dalam mesin adalah melalui sistem pasokan udara segar yang digunakan untuk proses pembakaran.

Mulut Intake (Air Inlet)

Setiap mobil memiliki lubang isap udara yang biasanya diposisikan di area depan atau di dalam ruang spakbor. Posisi ini dirancang untuk menangkap udara segar yang dingin. Namun, jika mobil menerjang genangan air yang tingginya melewati lubang ini, mesin yang sedang menyala akan berfungsi seperti vacuum cleaner raksasa yang mengisap air tersebut.

Kotak Filter Udara (Air Cleaner Box)

Setelah melewati mulut intake, udara atau air akan mengalir ke kotak filter. Filter udara berbahan kertas atau kain biasanya akan basah kuyup. Jika volume air terlalu banyak, filter akan jebol atau air akan meluap melewatinya.

Throttle Body dan Intake Manifold

Air yang lolos dari filter akan melewati katup gas (throttle body) lalu didistribusikan oleh pipa intake manifold langsung menuju kepala silinder.

Katup Isap (Intake Valve)

Saat mesin berputar, katup isap akan terbuka secara bergantian sesuai firing order. Di sinilah air akhirnya masuk dan menggenangi ruang bakar (combustion chamber).

Meskipun lebih jarang terjadi saat mesin hidup, knalpot bisa menjadi pintu masuk air dalam kondisi tertentu. Jika mobil terjebak banjir dalam posisi mesin mati, air bisa merembes masuk dari ujung knalpot, mengalir mundur melewati catalytic converter, dan masuk ke ruang bakar melalui katup buang yang sedang terbuka.

Baca Juga : Melintasi Banjir Aman – Tips Mudah untuk Keluar dari Banjir

Saat menerjang banjir lalu tiba-tiba melepas pedal gas (rpm drop), tekanan gas buang akan melemah. Tekanan air dari luar yang lebih besar dapat mendorong air masuk kembali ke dalam pipa knalpot.

Jika mobil terendam banjir dalam waktu yang cukup lama walau mesin mati, air bisa masuk ke bagian bawah mesin tepatnya bak oli melalui jalur-jalur kecil seperti pipa dipstick oli, lubang pernapasan mesin (breather valve) dan seal kruk as yang Bocor.