
09 Feb Bolehkah Piringan Cakram Mobil Dibubut?
Bolehkah Piringan Cakram Mobil Dibubut?
Piringan cakram adalah komponen utama pada sistem rem cakram mobil. Piringan atau brake rotor berfungsi sebagai penampang yang dijepit kampas rem untuk kemudian memperlambat laju kendaraan. Selain kampas rem, piringan cakram juga pasti mengalami keausan. Meski tidak secepat kampas rem, piringan cakram yang sudah tipis tentu harus diganti.
Banyak kasus piringan cakram yang tidak rata keausannya. Misalnya timbul garis dalam atau keausan berlebih pada satu titik tertentu. Keausan yang tidak merata bisa menyebabkan pedal rem terasa bergetar saat kita menginjak rem. Jika sudah demikian, apakah kita perlu mengganti piringan rem? atau bolehkah piringan cakram mobil dibubut?
Jawabannya bisa iya dan tidak Bro Deltalube. Jika kerusakan hanya meliputi goresan atau keausan tidak merata yang tidak terlalu parah, kalian tidak perlu ganti piringan cakram. Kalian bisa melakukan proses resurfacing atau re-matching cakram. Proses resurfacing adalah dengan mengikis atau membubut piringan cakram agar rata kembali. Resurfacing tentu menjadi solusi yang lebih hemat ketimbang harus ganti cakram baru.
Baca juga : Mekanisme Rem Cakram di Mobil
Namun perlu diingat, proses resurfacing ini mengikis piringan rem. Jadi proses resurfacing tidak bisa dilakukan berulang kali. Jika goresan atau keausan parah, mau tidak mau piringan cakram harus diganti. Pada cakram mobil biasanya tertulis nilai minimal ketebalan untuk jadi acuan. Nilai minimum ketebalan ini biasanya ditulis dalam minimum thickness atau MIN TH. Jika ketebalan piringan rem sudah dibawah angka ketebalan minimum, berarti wajib kita ganti. Ingat Bro Deltalube, harga piringan rem tidak seberapa dibanding nyawa kita yang tidak ternilai harganya.