Yang Bisa Dilakukan Saat Speedometer Motor Berembun

Yang Bisa Dilakukan Saat Speedometer Motor Berembun

Yang Bisa Dilakukan Saat Speedometer Motor Berembun

Ketika sedang berkendara motor di pagi hari atau setelah hujan, pendangan tertuju pada speedometer buram akibat berembun. Alih-alih ingin mendapat informasi kecepatan atau indikator bensin, malah kesal karena kondisi tersebut. Pikiran pun berkembang kepada, bila embun dibiarkan bisa memicu korsleting pada komponen elektronik di dalamnya. Saat kondisi ini datang, kami suguhkan sedikit tips menanganinya sebagai berikut.

Jemur Dengan Sinar Matahari

Cara paling sederhana adalah memanfaatkan panas alami. Parkirkan motor di tempat yang terkena sinar matahari langsung selama 1–2 jam. Buka penutup jok atau posisikan motor agar cahaya matahari tegak lurus ke arah kaca speedometer. Panas matahari akan menguapkan air di dalam secara perlahan melalui celah udara kecil (ventilasi) yang ada pada panel.

Manfaatkan Panas Lampu Utama

Jika cuaca sedang mendung, Anda bisa memanfaatkan panas dari mesin dan lampu. Nyalakan mesin motor dan biarkan lampu utama menyala selama beberapa menit. Suhu panas yang merambat dari area lampu ke panel instrumen terkadang cukup untuk membantu mengurangi kelembapan di dalam kaca.

Gunakan Silica Gel

Jika embun sering muncul kembali, artinya ada kelembapan yang terjebak di dalam casing. Lepaskan panel speedometer. Masukkan 1–2 bungkus kecil silica gel ke dalam ruang kosong di balik kaca speedometer, lalu tutup kembali dengan rapat. Silica gel akan menyerap uap air secara otomatis.

Baca Juga : Speedometer Motor Berembun Saat Musim Hujan, Ini Penyebab Utamanya

Gunakan Hair Dryer

Jika embun cukup tebal, gunakan hair dryer untuk mempercepat penguapan. Sebagai catatan, jangan arahkan panas terlalu dekat atau terlalu lama pada satu titik karena kaca plastik speedometer bisa memuai atau pecah. Gunakan jarak sekitar 15–20 cm dengan suhu sedang.