
05 Mar Tips Menghindari Dehidrasi Saat Berkendara Sepeda Motor
Tips Menghindari Dehidrasi Saat Berkendara Sepeda Motor
Berkendara sepeda motor di bawah terik matahari dan terpaan angin, seringkali membuat kita lupa satu hal krusial: hidrasi. Berbeda dengan mobil yang memiliki AC, pengendara sepeda motor terpapar langsung oleh elemen cuaca yang mempercepat penguapan cairan tubuh. Penguapan cairan tubuh yang berlebih, bisa memicu dehidrasi. Dehidrasi bukan sekadar rasa haus tapi juga dapat mengancam keselamatan.
Dehidrasi dapat menyebabkan penurunan konsentrasi sehingga fokus menjadi terpecah, yang sangat berbahaya saat bermanuver di jalan raya. Refleks juga jadi melambat akibat dehidrasi. Tubuh juga terasa lemas dan cepat mengantuk akibat kekurangan cairan. Supaya hal itu tidak terjadi, yuk kita bahas cara menghindari dehidrasi saat berkendara sepeda motor.
Strategi “Pre-Hydration”
Jangan menunggu haus baru minum. Haus adalah tanda bahwa tubuh Anda sudah mulai mengalami dehidrasi ringan. Minum 1–2 gelas air putih sekitar 30 menit sebelum memulai perjalanan. Hindari kopi berlebih sebelum berangkat, karena kafein bersifat diuretik (memicu buang air kecil).
Gunakan Perlengkapan yang Tepat
Pakaian sangat berpengaruh pada suhu tubuh. Gunakan jaket khusus motor yang memiliki sirkulasi udara baik agar keringat tidak tertahan namun tubuh tetap terlindungi. Gunakan juga pakaian yang dapat membantu menyerap keringat dan mendinginkan suhu kulit.
Jadwalkan Istirahat Berkala
Jangan memaksakan diri. Berhentilah setiap 1,5 hingga 2 jam perjalanan. Cari tempat teduh. Lepas helm dan jaket sejenak untuk menurunkan suhu inti tubuh. Basuh wajah dan telapak tangan dengan air dingin untuk memberikan efek segar.
Baca Juga : Mudik menggunakan sepeda motor, bolehkah ?
Berikut tadi adalah tips menghindari dehidrasi saat berkendara sepeda motor. Ingat jangan memaksakan diri berkendara sepeda motor dalam kondisi dehidrasi. Efeknya sangat berbahaya bagi tubuh dan keselematan kita di jalan raya.