filter udara

Pilihan Filter Udara Aftermarket Untuk Mobil

Pilihan Filter Udara Aftermarket Untuk Mobil

Filter udara mesin merupakan salah satu komponen mesin mobil yang bertugas untuk menyaring kotoran. Udara yang masuk ke ruang bakar tetap bersih dan bisa menciptakan proses pembakaran yang lebih sempurna di dalam mesin. Tapi ketika sudah terlalu kotor, tentu perlu diganti dan ada pilihan filter udara aftermarket.

Di pasar banyak beredar merek dan jenis filter udara aftermarket. Mulai dari bahan kertas, kain katun dan stainless steel dengan kelebihan masing-masing. Tapi sebelum membahas lebih dalam, ada perbedaan filter udara kerta OEM (Original Equipment Manufacture) dengan aftermarket.

Jadi filter udara OEM atau aftermarket berbahan kertas tahan terhadap perubahan suhu. Untuk menyaring kotoran dengan baik, Filter udara OEM memiliki kerapatan pori-pori 12 – 25 micron yang dilengkapi minyak di kertas tersebut. Sehingga partikel lebih kecil dari debu bisa tertahan.

Filter udara berbahan kertas ini tidak disarankan untuk dibersihkan. Pasalnya bahan kertas ini memiliki minyak yang bertugas menyaring kotoran udara. Sehingga ketika dibersihkan, pori-pori menjadi tertutup dan menurunkan performa mesin. Masa pakainya jadi tidak panjang, perlu penggantian setiap 15.000 – 20.000 km.

Lalu bagaimana dengan bahan lainnya? Ketika ingin melakukan penggantian dari filter udara OEM ke produk aftermarket, biasanya untuk meningkatkan performa mesin. Karena filter udara aftermarket berbahan kain katun dan stainless steel memiliki kerapatan pori-pori lebih besar dari pada produk OEM. Sehingga bisa memberikan udara lebih banyak ke ruang bakar.

Baca Juga : Ganti Filter Udara atau Dibersihkan

Untuk filter udara aftermarket berbahan kain katun banyak beredar di pasar. Kelebihannya adalah peningkatan performa mesin signifikan. Penggunaan filter udara kain katun relatif lebih lama, karena bisa dibersih dengan air dan deterjen setiap 10.000 km.

Sedangkan filter udara stainless steel memiliki kerapatan pori-pori lebih besar dari bahan kertas dan kain katun, yaitu 45 mikron. Untuk masa pakai jelas lebih panjang, karena stainless steel lebih kuat tapi syaratnya perlu dibersihkan setiap 2.000 – 3.000 km dengan air dan deterjen.



WordPress Video Lightbox Plugin