Pahami Penyebab Selang Rem Cepat Rusak

Pahami Penyebab Selang Rem Cepat Rusak

Pahami Penyebab Selang Rem Cepat Rusak

Peranti pengereman di motor memiliki peran yang sangat penting untuk keselamatan rider. Tidak boleh ditawar, setiap komponen di sistem pengereman harus bisa bekerja dengan baik. Sayangnya, salah satu komponen pengereman yakni selang rem kerap dicap sebagai komponen “pasif” karena jarang rusak. Padahal perannya sangat krusial karena bertugas menyalurkan tekanan hidrolik dari master rem ke kaliper. Jika selang ini bermasalah, nyawa taruhannya. Berikut kami akan jabarkan mengenai penyebab selang rem motor rusak yang perlu diketahui.

Oksidasi dan Faktor Usia

Selang rem standar pabrikan umumnya terbuat dari material karet (rubber). Seiring berjalannya waktu, karet akan mengalami getas atau pengerasan. Panas matahari yang terik dan hujan yang silih berganti membuat elastisitas karet berkurang. Jika Anda melihat retakan kecil di permukaan luar selang, itu adalah tanda bahwa struktur penguat di dalam selang mulai melemah.

Tekanan yang Tinggi

Setiap kali menarik tuas rem, cairan rem memberikan tekanan besar ke dinding dalam selang. Pada selang karet yang sudah termakan usia, dinding selang bisa memuai saat rem ditekan. Hal ini menyebabkan rem terasa “empuk”, karena tenaga tidak tersalurkan sepenuhnya ke kaliper. Penggunaan yang ekstrem seperti di lintasan balap atau turunan tajam yang panjang meningkatkan suhu dan tekanan secara drastis, yang bisa memicu kebocoran pada titik terlemah.

Kontaminasi Minyak Rem

Minyak rem bersifat higroskopis (menyerap air). Jika minyak rem jarang diganti, kandungan air di dalamnya akan meningkat. Air yang terperangkap dapat menyebabkan korosi pada sambungan logam di ujung selang. Minyak rem yang basi akan berubah menjadi lumpur (sludge) yang dapat menyumbat aliran dan merusak dinding bagian dalam selang.

Baca Juga : Penyebab Rem Cakram Motor Blong

Modifikasi yang Kurang Tepat

Banyak pengendara mengganti selang rem standar dengan produk aftermarket demi estetika atau performa. Penggunaan selang rem variasi murah yang tidak standar industri seringkali memiliki sambungan yang ringkih.

Selain itu, selang yang terlalu pendek akan tertarik kencang saat setir dibelokkan penuh atau saat suspensi bermain (rebound), yang berisiko membuat selang putus atau sambungan terlepas.