Hubungan Efisiensi BBM dan Oli Mesin

Hubungan Efisiensi BBM dan Oli Mesin

Hubungan Efisiensi BBM dan Oli Mesin, Begini Penjelasannya

Fungsi oli untuk sebuah mesin, utamanya adalah untuk melumasi komponen internal mesin yang bergesekan. Namun seiring perkembangan teknologi, oli tak sekadar pelumas saja, ada dampak lain yang bisa dirasakan darinya. Salah satunya adalah efisiensi BBM (Bahan Bakar Minyak). Yuk kita bedah lagi korelasi pemakaian oli mesin dan efisiensi BBM (bahan bakar kendaraan).

Memang sejatinya efisiensi tidak secara langsung berkaitan dengan jenis oli yang dipakai. Namun bisa berhubungan karena faktor-faktor lain. Bila ditelaah lebih dalam, fungsi oli yang mengurangi koefisien gesekan komponen internal mesin seperti bearing, poros dan sebagainya. Akibat gesekan tersebut melahirkan kondisi di mana jumlah energi yang disalurkan tidak sama dengan energi yang diterima dari energi bahan bakar bila pemakaian oli yang tidak sesuai.

Oleh karenanya, pemilik harus mempergunakan oli yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Mulai dari viskositas, API servis dan seterusnya. Hal ini menjadi penting karena pabrikan sudah menentukan jenis oli yang cocok dengan karakter mesin kendaraan itu sendiri.

Seiring perkembangan teknologi, aditif yang ditambahkan pada oli juga bisa berkontribusi pada efisiensi bahan bakar. Dengan memperhatikan hal ini, menurunkan efek koefisien gesekan dan menekan kondisi yang sudah kami jelaskan di atas.

Baca juga : Pakai BBM yang Tidak Sesuai Rekomendasi, Banyak Ruginya!

Pun begitu dengan waktu penggantian oli yang tidak boleh dianggap remeh. Karena kondisi oli yang sudah menurun berdampak pada kinerja mesin.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, setiap tetes bahan bakar jadi lebih bermanfaat karena oli mesin bekerja dengan ideal.