Cari Kami

Apa Beda Ganti Oli dan Kuras Oli ?

Mungkin sebagian dari Anda akan berpikir ketika mendengar kata ganti oli dan kuras oli adalah hal yang sama. Mengganti oli pada kendaraan Anda dengan yang baru. Tapi nyatanya antara dua istilah itu berbeda, masing-masing memiliki pengertian yang berbeda. Pada kesempatan ini, Kita akan membahas tentang apa beda ganti oli dengan kuras oli itu sebenarnya.

Oli mempunyai peranan penting dalam menjaga kinerja mesin. Karena itu setiap kendaraan sudah menempuh jarak kilometer tertentu, oli mesin wajib diganti. Tujuannya tak lain untuk menjaga performa kendaraan Anda tetap terjaga.

Oli mengalami kerusakan termal karena suhu operasional yang tinggi. Ketika ini terjadi, oli menjadi kurang efektif sebagai pelumas. Dan tanpa pelumas yang baik atau tepat maka bagian dari mesin saling bergesekan dan membuat aus. Oli juga mengandung aditif yang memiliki kemampuan untuk menetralisir asam. Seiring waktu, aditif ini fungsinya habis dan menjadi tidak efektif.

Akhirnya, oli dapat menyerap air, debu dan produk sampingan pembakaran dan juga menahan mereka dalam suspensi. Akhirnya, oli akan jenuh dengan hal ini dan tidak dapat menyerap lagi. Lalu hal itu tetap berada di mesin dan dapat menyebabkan korosi.

Ada dua istilah yang mungkin sering Anda dengar, yaitu mengganti oli dan menguras oli mesin mobil Anda. Mungkin bagi Anda yang tak memahami mengenai otomotif itu adalah hal yang sama, yaitu mengganti oli dengan yang baru. Namun ternyata kedua hal tersebut berbeda. Pada proses ganti oli, ternyata oli lama hanya dibuang dengan cara membuka baut di karter gearbox. Jumlah oli yang terbuang juga hanya sekitar 3-4 liter. Biasanya pergantian oli disarankan dilakukan setiap kendaraan menempuh 10.000 kilometer.

Selain itu, kebiasaan menyemprot ruang mesin dengan angin bertekanan tinggi sebaiknya dihindari. Sebab bagian internal mesin seperti karet-karet sil akan cepat rusak karena mengembang ketika mendapat tekanan angin, dimana angin tersebut mengandung air.

Perbedaannya dengan kuras oli adalah jumlah oli yang terbuang bisa lebih banyak dari ganti oli, bahkan bisa mencapai 10-12 liter. Sebab, oli yang berada di dalam converter juga ikut dibuang. Usahakan menguras oli dilakukan setiap kendaraan menempuh 50.000 kilometer. Tujuannya agar kotoran yang ada di dalam converter bisa dibersihkan sehingga ketahanan mesin terjaga. Karena dengan menguras oli converter juga akan diangkat sehingga kotoran yang ada pada converter juga bisa dibersihkan. Pergantian oli dengan di kuras adalah pergantian dimana seluruh oli yang lama atau bekas diganti total tanpa tersisa sedikitpun di dalam mesin mobil Anda.

Untuk itu jangan sampai oli Anda menyebabkan mesin menjadi rusak meski rutin diganti. Karena menguras oli memberikan efek yang baik juga bagi mobil Anda, sehingga sisa-sisa debu dan kotoran dapat benar-benar hilang dari mesin mobil Anda. Sehingga kinerja oli dapat maksimal karena tidak memiliki gangguan apapun saat digunakan.

Bagaimana sudah tahukah Anda perbedaan antara ganti oli dengan kuras oli ? Gantilah dan kuras oli kendaraan Anda dengan rutin untuk tetap menjaga kualitas mesin kendaraan Anda. Jangan sampai tertukar dengan kedua istilah tersebut yah. Jangan lupa gunakan pula oli mesin yang cocok dengan mobil Anda, sehingga mobil Anda tetap terawatt dan terjaga kenyamanannya.



WordPress Video Lightbox Plugin