Tips untuk Mengurangi Kesalahan Penggunaan Oli Industri yang Keliru

Tips untuk Mengurangi Kesalahan Penggunaan Oli Industri yang Keliru

Tips untuk Mengurangi Kesalahan Penggunaan Oli Industri yang Keliru

"Adakah cara untuk mengetahui apakah pelumas yang digunakan tidak tepat tanpa harus melakukan analisis oli
industri atau menunggu terjadinya kegagalan komponen maupun sistem? Saat ini kami sudah memiliki program
analisis oli industri, namun saya masih mendapati penggunaan oli industri yang keliru dari waktu ke waktu
di antara jadwal analisis oli industri tersebut."

Cara paling efektif untuk memastikan apakah oli industri yang digunakan keliru adalah melalui analisis oli industri, yaitu dengan mengamati perubahan viskositas dan/atau perubahan konsentrasi aditif, dan sebagainya. Kecuali terdapat perbedaan signifikan pada jenis oli industri (viskositas, jenis oli dasar, aditif, dll.) atau adanya pewarna khusus pada oli industri maupun grease, pemeriksaan secara visual saja biasanya tidak cukup.

Namun, masalah yang dihadapi kemungkinan besar bukan terletak pada analisis oli industrinya, melainkan lebih pada aspek prosedural. Intinya, kita perlu memastikan bahwa petugas yang berwenang menambah atau mengganti oli industri, memahami mengapa penggunaan oli industri yang salah dapat berdampak buruk.­

Tahap pertama adalah membangun pemahaman melalui edukasi, baik berupa pelatihan formal maupun sesi pelatihan internal sederhana. Kedua, kita perlu membuat proses penambahan oli industri menjadi sesederhana dan seaman mungkin agar meminimalkan risiko kesalahan manusia. Cara terbaik untuk mencapainya adalah dengan menerapkan sistem penandaan pelumas (lube tagging). Dalam pendekatan ini, oli industri baru diberi tanda berupa warna dan bentuk tertentu. Sebagai contoh, oli industri gear ISO VG 220 diberi tanda lingkaran merah, oli industri hidrolik ISO VG 46 diberi tanda persegi hijau, dan seterusnya.

Langkah berikutnya adalah memberikan label serupa pada peralatan khusus pemindahan oli industri, seperti wadah penambah oli (container), corong, filter cart, dan sebagainya.

Terakhir, beri label pada komponen seperti gearbox dengan tanda yang sama, misalnya lingkaran merah atau persegi hijau. Strateginya sederhana: oli industri dengan tanda lingkaran merah dimasukkan ke komponen bertanda lingkaran merah menggunakan peralatan bertanda lingkaran merah. Metode ini dapat diterapkan pada semua komponen dan peralatan, termasuk grease, grease gun, dan lain-lain.

Baca Juga : Memahami Titik Jenuh Oli Industri

Hasil dari metode ini adalah sebuah sistem visual yang secara jelas menginformasikan pelumas apa yang dibutuhkan mesin dan wadah mana yang berisi pelumas tersebut. Teknisi atau mekanik tidak memerlukan pengetahuan khusus untuk menggunakan sistem pencocokan yang sederhana ini.